Cal Crutchlow: MotoGP Harus Banyak Belajar dari F1

Senin 27-07-2026,11:45 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

Rider lain tentu tidak mau kehilangan poin atau membiarkan rivalnya memperoleh keuntungan.

Pembalap Takut Tekanan Pabrikan

Selain persaingan, tekanan dari pabrikan juga dinilai menjadi salah satu penyebab pembalap MotoGP sulit bersatu.

Setiap rider terikat kontrak dan memiliki tanggung jawab terhadap tim. Keputusan menolak balapan bisa saja dianggap merugikan pabrikan, apalagi jika pembalap lain tetap turun ke lintasan.

“Para pembalap takut pabrikan mereka akan berkata, ‘Anda tidak balapan, jadi Anda tidak dibayar.’ Itulah kenyataannya,” kata Crutchlow.

Situasi tersebut membuat pembalap berada dalam posisi serba salah. Mereka harus mempertimbangkan keselamatan, tetapi juga tidak bisa mengabaikan kontrak, target tim, sponsor, dan perebutan poin kejuaraan.

BACA JUGA:Hasil Race 2 Mandalika Racing Series 2026 Putaran 3: Persaingan Makin Sengit di Semua Kelas

F1 Dinilai Lebih Kompak

Crutchlow kemudian menjadikan Formula 1 sebagai contoh yang bisa ditiru MotoGP.

Menurutnya, para pembalap F1 lebih kompak ketika membahas persoalan keselamatan. Mereka dinilai mampu saling mendukung dan menyampaikan sikap bersama dengan lebih tegas.

“Di Formula 1, mereka saling mendukung,” ucap Crutchlow.

Ia memang tidak mengetahui secara pasti mengapa kekompakan serupa sulit ditemukan di MotoGP. 

Kategori :