Namun, rombongan terdepan sudah menciptakan selisih waktu lebih dari tiga detik.
Perbedaan jarak tersebut membuat peluang mengejar kelompok depan semakin sulit.
BACA JUGA:Honda Gold Wing: Motor Touring Legendaris dengan Kenyamanan Bak Mobil Mewah
Ramadhipa kemudian memilih fokus memimpin persaingan di grup kedua.
Ia tetap berusaha memangkas selisih waktu sambil menjaga ritme balapan.
Strategi itu dipilih agar peluang meraih poin tetap terbuka hingga finis.
Memasuki lap-lap terakhir, jarak dengan pembalap posisi ke-10 terus bertambah.
Selisih waktu bahkan mencapai lebih dari 15 detik.
Ramadhipa sempat memimpin grup kedua pada lap terakhir.
Namun, ia kehilangan satu posisi menjelang garis finis dan mengakhiri balapan di urutan ke-12.
Usai balapan, Ramadhipa mengakui kesalahan saat start menjadi penyebab utama hasil yang diraih.
BACA JUGA:Motor Listrik Lama Tidak Dipakai, Baterai Sebaiknya Diisi Berapa Persen?
“Saya melakukan kesalahan saat start sehingga motor mengalami wheelie dan saya turun ke posisi ke-18. Rombongan terdepan sudah terlalu jauh untuk dikejar, sehingga saya memutuskan bertarung di grup kedua demi mengamankan poin,” ujar Ramadhipa.
“Ini bukan akhir pekan terbaik, tapi banyak pelajaran yang kami dapat. Saya akan memanfaatkan jeda musim panas untuk berlatih lebih keras agar tampil lebih kuat di Valencia,” tambahnya.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, memberikan apresiasi atas perjuangan Ramadhipa sepanjang balapan.
“Kami melihat semangat yang kuat dari Ramadhipa untuk bangkit dan melesat lebih kencang di setiap kesempatan,” kata Andy Wijaya.