MOTOREXPERTZ.COM --- Benelli Patagonian Eagle 250 2026 menjadi salah satu pilihan menarik bagi pecinta motor bergaya cruiser klasik yang ingin tampil berbeda di jalan.
Dengan harga mulai Rp 38,9 juta di Indonesia, motor ini menawarkan kombinasi desain retro, mesin dua silinder, serta karakter berkendara yang nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan santai.
Meski nama Benelli belum sepopuler beberapa merek Jepang di Indonesia, pabrikan asal Italia yang kini berada di bawah kepemilikan grup otomotif asal China ini terus menghadirkan berbagai model unik. Salah satu yang masih menarik perhatian hingga sekarang adalah Patagonian Eagle 250.
Dari segi desain, Benelli Patagonian Eagle 250 tampil dengan nuansa cruiser klasik yang kuat. Tangki berbentuk membulat, setang tinggi, jok rendah, hingga penggunaan spakbor lebar membuat tampilannya mengingatkan pada motor-motor Amerika. Posisi berkendara yang santai juga menjadi nilai tambah sehingga nyaman digunakan dalam perjalanan jauh.
BACA JUGA:Benelli Zafferano 250 2026: Skutik Premium Penantang Yamaha XMAX yang Kini Semakin Matang
BACA JUGA:Benelli Motobi 200 Evo, Motor Cruiser Bergaya Klasik yang Masih Memikat
Salah satu daya tarik utama motor ini adalah penggunaan mesin 2-silinder 251,8 cc berpendingin cairan yang dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 17 hp pada 8.000 rpm serta torsi 16,5 Nm pada 6.000 rpm. Meski angka performanya tidak terlalu besar, karakter mesin dua silinder memberikan sensasi berkendara yang lebih halus dibanding motor satu silinder di kelasnya.
Hal menarik lainnya adalah suara mesin yang terdengar khas. Banyak penggemar motor klasik menyukai karakter suara Patagonian Eagle karena terdengar lebih padat dan berisi, bahkan sekilas menyerupai motor dengan konfigurasi silinder yang lebih banyak.
Di sisi lain, Benelli masih mempertahankan teknologi yang tergolong konvensional. Sistem bahan bakarnya masih menggunakan karburator, sementara pengapiannya masih mengandalkan CDI.
BACA JUGA:Benelli Leoncino 500: Motor Retro Modern yang Diam-Diam Punya Performa Buas dan Aura Motor Premium
Bagi sebagian orang, hal ini mungkin dianggap sebagai kekurangan karena belum menggunakan teknologi injeksi modern. Namun bagi pecinta modifikasi, justru sistem mekanis seperti ini lebih mudah disetel dan dimodifikasi sesuai kebutuhan.
Untuk sektor kaki-kaki, motor ini menggunakan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang dual shock yang mampu memberikan kenyamanan saat melintasi berbagai kondisi jalan.
Pengereman depan sudah menggunakan cakram, sedangkan roda belakang masih memakai rem tromol yang memang terasa cukup sederhana untuk motor di kelas 250 cc.