Salah satu tanda yang bisa dirasakan adalah respons gas menjadi kurang spontan.
Grip gas sudah diputar, tetapi mesin seperti telat merespons. Tenaga baru terasa setelah jeda sesaat.
Kondisi ini bisa terjadi ketika informasi posisi throttle yang diterima ECU tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
2. Motor Brebet Saat Digas
Motor yang biasanya responsif bisa berubah menjadi brebet ketika gas dibuka.
Tarikan terasa tersendat atau seperti putus-putus, terutama ketika membuka gas secara perlahan dari putaran bawah.
Gangguan pembacaan posisi throttle bisa membuat pengaturan injeksi tidak sesuai kebutuhan mesin sehingga responsnya ikut terganggu.
BACA JUGA:Netflix Dikabarkan Tengah Garap Film Bertema MotoGP, Usung Cerita Penuh Aksi
3. RPM Langsam Tidak Stabil
Gejala lainnya bisa terlihat saat motor dalam kondisi langsam.
RPM terasa naik-turun sendiri meski grip gas tidak dimainkan. Motor juga bisa terasa kurang stabil ketika berhenti di lampu merah.
Namun, Bradsis perlu ingat, langsam tidak stabil bukan berarti TPS pasti rusak. Masih ada komponen lain yang bisa menjadi penyebab, sehingga pemeriksaan tetap diperlukan.
4. Lampu Indikator Mesin Menyala
Pada motor injeksi tertentu, gangguan sensor dapat terdeteksi ECU dan membuat lampu indikator malfungsi menyala.
Kalau kondisi ini muncul, jangan langsung menebak sensor TPS sebagai biang kerok.
Pemeriksaan menggunakan alat diagnosis akan lebih akurat untuk mengetahui apakah memang ada masalah pada TPS atau justru komponen lain.