Tips Knowledge: Apa Arti Kode 10W-40 pada Oli Motor?

Rabu 26-08-2026,10:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Ketika membeli oli motor, pengendara sering menemukan kode seperti 10W-40 pada kemasan. Angka dan huruf tersebut bukan sekadar kode produk, melainkan menunjukkan tingkat kekentalan oli atau viscosity grade.

Informasi ini penting karena kekentalan oli berhubungan dengan kemampuan pelumas dalam bekerja pada berbagai kondisi suhu mesin.

Kode 10W-40 merupakan standar kekentalan yang mengacu pada klasifikasi SAE atau Society of Automotive Engineers. Huruf “W” pada kode tersebut merupakan singkatan dari “Winter”, yang berkaitan dengan karakteristik oli pada temperatur rendah. Sementara angka 10 menunjukkan tingkat kekentalan oli pada kondisi temperatur rendah.

Semakin kecil angka sebelum huruf W, oli cenderung lebih mudah mengalir ketika mesin berada dalam kondisi dingin. Karena itu, oli dengan kode 5W-40 akan memiliki karakteristik aliran pada suhu rendah yang berbeda dibandingkan oli 10W-40. Karakteristik ini membantu oli lebih cepat bersirkulasi ketika mesin baru dinyalakan.

BACA JUGA:Fakta Busi Motor Terungkap: Komponen Murah yang Diam-Diam Menentukan Performa Mesin

BACA JUGA:Tips Knowledge: Bolehkah Ganti Oli Motor Sebelum Jadwal Servis?

Lalu, apa arti angka 40? Angka tersebut menunjukkan tingkat kekentalan oli pada temperatur kerja mesin yang lebih tinggi. Oli dengan SAE 40 memiliki tingkat kekentalan tertentu ketika berada pada kondisi temperatur pengujian yang ditetapkan dalam standar SAE.

Dengan kata lain, oli 10W-40 merupakan oli multigrade yang dirancang agar memiliki karakteristik kekentalan yang sesuai pada kondisi dingin sekaligus tetap mempertahankan kekentalan yang dibutuhkan ketika mesin sudah mencapai temperatur kerja.

Hal yang perlu dipahami, angka SAE tidak secara langsung menunjukkan kualitas oli. Kode 10W-40 hanya menjelaskan tingkat kekentalannya. Kualitas dan kemampuan perlindungan oli juga dipengaruhi oleh formulasi, jenis base oil, serta paket aditif yang digunakan.

Oli 10W-40 sendiri cukup umum digunakan pada sepeda motor, tetapi bukan berarti semua motor cocok menggunakannya. Setiap mesin memiliki kebutuhan pelumasan yang berbeda.

BACA JUGA:5 Tanda Busi Motor Mulai Lemah, Wajib Cek Sebelum Motor Mogok di Jalan!

BACA JUGA:Oli Motor Full Synthetic vs Semi Synthetic, Mana yang Lebih Bagus?

Karena itu, pemilik motor sebaiknya mengikuti rekomendasi kekentalan oli yang tercantum dalam buku manual atau petunjuk dari pabrikan.

Pemilihan oli dengan tingkat kekentalan yang sesuai dapat membantu menjaga komponen mesin tetap terlumasi dengan baik. Sebaliknya, menggunakan oli yang tidak sesuai spesifikasi dapat memengaruhi karakteristik kerja mesin, terutama pada kondisi tertentu.

Jadi, ketika melihat tulisan 10W-40 pada kemasan oli motor, jangan menganggap angka tersebut sebagai ukuran kualitas oli. Angka 10 menunjukkan karakteristik kekentalan pada kondisi temperatur rendah, huruf W berkaitan dengan kondisi tersebut, sedangkan angka 40 menunjukkan tingkat kekentalan oli pada temperatur kerja yang lebih tinggi.

Kategori :