Zidane terjatuh ketika mendarat dan motor Ducati Desmo450 MX miliknya mengalami kerusakan cukup berat.
Pembalap No Limit Racing Team itu kemudian masuk pit lane untuk melakukan perbaikan. Setelah motor kembali siap, Zidane melanjutkan balapan dari posisi paling belakang.
Di sisi lain, Witsarut berhasil menjaga ritme dan mengamankan posisi kedua. Diva kembali finis ketiga, sementara Hilman menunjukkan mental pantang menyerah dengan merangsek hingga posisi keenam.
Zidane akhirnya finis ketujuh setelah menyelesaikan perjuangan panjang dari belakang.
Empat Ducati Desmo450 MX Masuk Enam Besar
Jika melihat hasil keseluruhan, performa Ducati di Klaten memang cukup solid.
Witsarut Salangam menjadi pembalap Ducati dengan posisi tertinggi di kelas MX1 Internasional. Ia finis kedua dengan koleksi 40 poin.
Diva Ismayana juga mengumpulkan 40 poin dan berada di posisi ketiga. M Zidane menempati posisi keempat dengan 36 poin, sedangkan Hilman Maksum berada di posisi keenam dengan 28 poin.
Artinya, empat Ducati Desmo450 MX dari tiga tim berbeda berhasil menembus enam besar MX1 Internasional.
Hasil ini sekaligus memperlihatkan bahwa Ducati Desmo450 MX punya daya saing yang cukup kuat untuk berhadapan dengan pembalap dari level internasional.
BACA JUGA:Ducati Desmo450 MX Menggila di Wonosobo, Diva Podium dan Hilman Raih Holeshot
Podium MX1 Nasional Diborong Ducati
Bukan cuma kelas internasional yang berhasil dikuasai. Di kelas MX1 Nasional, tiga pembalap Ducati justru menyapu bersih podium.
Diva Ismayana keluar sebagai juara dengan total 47 poin. M Zidane berada di posisi kedua dengan 43 poin, sedangkan Hilman Maksum melengkapi podium di posisi ketiga dengan 36 poin.
Jimmy Budhijanto selaku Team Principal/Owner Ducati MX Team Indonesia mengapresiasi pencapaian tersebut.
“Saya cukup bersyukur dengan hasil di Klaten. Empat Ducati Desmo450 MX dari tiga tim berbeda mampu berada di enam besar kelas MX1 Internasional, bahkan bersaing langsung di barisan depan sepanjang race," ungkap Jimmy Budhijanto
"Ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang kecepatan dan kemampuan para pembalap Ducati untuk menghadapi persaingan internasional. Diva, Hilman, Zidane, dan Witsarut menunjukkan karakter serta fighting spirit yang luar biasa. Bagi kami, ini menjadi bukti bahwa Ducati Desmo450 MX semakin kompetitif dan memiliki kemampuan untuk bersaing di level internasional,” lanjutnya.