Fabio Di Giannantonio Gagal Finis di Sprint MotoGP Aragon, Kehilangan Grip Picu Kecelakaan

Minggu 30-08-2026,06:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Di Giannantonio menilai dirinya tidak memiliki kecepatan yang cukup untuk menandingi Marc Marquez dan Alex Marquez.

Ia juga merasa belum mampu menyamai kecepatan Marco Bezzecchi yang tampil kuat sepanjang Sprint MotoGP Aragon.

Namun, pembalap Ducati tersebut menilai posisi empat atau lima masih realistis tanpa masalah grip.

Menurut Di Giannantonio, hasil lima besar akan menjadi pencapaian positif setelah performa Ducati yang kurang kompetitif di Aragon musim sebelumnya.

Ia berharap dapat memperbaiki sejumlah aspek pada motor untuk menghadapi balapan utama MotoGP Aragon 2026.

Target tersebut menjadi penting karena dirinya masih berusaha memperbaiki posisi dalam persaingan klasemen pembalap.

BACA JUGA:Stylo Sound Ride, Wahana Honda Ajak Komunitas Riding Keliling Jakarta, Lanjut Nyanyi dan Fashion Show

Di Giannantonio Pilih Ban Belakang Medium

Di Giannantonio sebelumnya telah mencoba ban belakang soft dalam sesi pagi sebelum Sprint berlangsung.

Namun, ia merasa performanya mulai menurun setelah memasuki sekitar lap ketujuh saat menggunakan kompon tersebut.

Karena itu, Di Giannantonio menilai ban medium menjadi pilihan yang lebih tepat untuk Sprint.

Seluruh pembalap Ducati juga menggunakan ban belakang medium dalam Sprint MotoGP Aragon 2026.

Di Giannantonio memiliki pengalaman positif menggunakan ban medium pada balapan tahun sebelumnya.

Saat itu, ia mampu memulihkan sejumlah posisi dan menunjukkan ritme balap yang cukup baik.

Ia berharap pilihan ban yang sama dapat membantunya tampil lebih kompetitif pada balapan utama.

Dengan perbaikan motor dan kondisi ban yang sesuai, Di Giannantonio menargetkan hasil lebih baik pada Minggu.

Kategori :