Pastikan visor helm dalam kondisi tertutup ketika melintasi area yang dipenuhi abu.
Cara ini membantu melindungi mata dan wajah dari paparan abu. Pastikan juga visor bersih dan tidak banyak goresan supaya pandangan tetap jelas.
2. Gunakan Masker dengan Filtrasi Baik
Jangan remehkan abu vulkanik yang beterbangan.
Gunakan masker dengan kemampuan filtrasi baik, seperti N95, dan pastikan bagian hidung serta mulut tertutup rapat untuk mengurangi paparan partikel abu.
BACA JUGA:Empat Bulan Digembleng, 10 Honda People Siap Wakili WMS di KLHN 2026
3. Kurangi Kecepatan
Saat jalan mulai tertutup abu, jangan mempertahankan kecepatan seperti kondisi normal.
Turunkan laju motor agar pengendara memiliki waktu lebih banyak untuk membaca permukaan jalan dan mengantisipasi potensi bahaya di depan.
4. Perlebar Jarak Aman
Jaga jarak lebih jauh dari kendaraan di depan.
Selain memberikan ruang untuk bereaksi, jarak yang lebih lega juga membantu ketika kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak.
Apalagi kondisi jalan berabu bisa membuat pengereman menjadi lebih sulit diprediksi.
BACA JUGA:Keren! SMK Katolik Sint Joseph Raih Grade A+ dari Wahana Honda, Dapat Donasi Motor untuk Praktik
5. Hindari Rem dan Manuver Mendadak
Hindari pengereman keras maupun perubahan arah secara tiba-tiba.