BACA JUGA:Kasih Paham! 7 Komponen Motor ini Wajib Diganti Secara Berkala, Kalau Ogah Dibuat Susah
4. Kampas Rem
Kampas rem merupakan komponen yang mengalami gesekan secara langsung sehingga ketebalannya akan berkurang seiring pemakaian.
Jangan menunggu kampas rem benar-benar habis sebelum menggantinya. Pemeriksaan secara berkala penting dilakukan karena kondisi kampas juga dipengaruhi oleh gaya berkendara, bobot kendaraan, kondisi jalan, dan frekuensi penggunaan rem.
5. Ban
Ban juga memiliki usia pakai dan tidak hanya harus diganti ketika mengalami kebocoran. Tapak ban yang sudah aus, retakan pada permukaan, atau perubahan kondisi karet merupakan tanda bahwa ban perlu diperiksa dan mungkin diganti.
Menggunakan ban dalam kondisi baik sangat penting karena komponen ini berhubungan langsung dengan traksi dan stabilitas motor.
6. Rantai dan Komponen Penggerak
Pada motor manual, rantai dan komponen penggerak perlu diperiksa secara rutin. Rantai yang terlalu aus, kendor, atau rusak dapat memengaruhi penyaluran tenaga sekaligus mengurangi kenyamanan berkendara.
Rantai perlu mendapatkan pelumasan dan penyetelan secara berkala. Jika keausannya sudah berlebihan, penggantian diperlukan.
BACA JUGA:10 Komponen Ini Wajib Kalian Perhatikan Agar Motor Tetap Awet Terjaga
BACA JUGA:Daimler Reitwagen, Motor Pertama di Dunia: Awal Mula Revolusi Transportasi Roda Dua
7. V-Belt pada Motor Matic
Motor matic menggunakan V-belt sebagai salah satu komponen penting dalam sistem CVT. Komponen ini terus bekerja ketika motor berjalan sehingga mengalami keausan secara bertahap.
V-belt yang sudah retak, aus, atau melewati batas pemakaian sebaiknya diganti sesuai rekomendasi pabrikan. Mengabaikannya dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem CVT.
Pada akhirnya, perawatan motor bukan hanya soal mencuci kendaraan atau mengganti oli. Komponen yang memiliki usia pakai juga harus diperiksa dan diganti ketika kondisinya sudah tidak layak.