Lenovo menjadi mitra utama akademi dan menghadirkan teknologi sebagai bagian dari proses pengembangan kemampuan pembalap.
BACA JUGA:Siswa MAN Insan Cendekia Serpong Jadi Wakil WMS di AHM Best Student 2026
Membantu Pembalap Sejak Awal Karier
Michele Pirro selaku salah satu pencipta sekaligus ambasador akademi menilai pemahaman data penting bagi pembalap sejak awal karier.
Menurut Pirro, analisis berbasis data dapat membantu pembalap muda memahami aspek performa secara lebih mendalam.
Pengetahuan tersebut diharapkan berguna ketika mereka melanjutkan karier menuju kompetisi MotoGP maupun World Superbike.
Salah satu pengguna sistem tersebut adalah Devis Bergamini dari Team Bull Bikes – WRS.
Bergamini kini hanya terpaut tiga poin dari pemimpin klasemen dengan satu seri tersisa.
Bagi Bergamini, analisis data menjadi salah satu cara untuk terus mencari peningkatan performa di dalam maupun luar lintasan.
Teknologi ini juga digunakan pembalap yang masih minim pengalaman, termasuk Andrea Mercaldo dari Garage 51.
Mercaldo diketahui baru memulai karier balap profesional pada tahun ini.
Data Performa Juga Bisa Diakses Penggemar
Lenovo Race Performance Analysis tidak hanya ditujukan kepada pembalap dan tim mereka.
Dashboard tersebut juga dapat digunakan penggemar untuk melihat perkembangan waktu lap dan konsistensi pembalap.
Penggemar dapat mengetahui bagian lintasan tempat pembalap memperoleh atau kehilangan waktu selama akhir pekan balap.
Lenovo bersama Garage 51 juga mempertimbangkan pengembangan sistem tersebut pada tahap berikutnya.
Pengembangan tersebut berpotensi mencakup data sensor sepeda motor dan metrik performa pembalap.