Apakah Motor Bisa Pakai BBM dengan Campuran Etanol Tinggi?

Sabtu 19-09-2026,20:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : T. Sucipto

Penelitian pada mesin sepeda motor juga pernah menguji E0, E30, E50, E85 hingga E100 dan menemukan bahwa peningkatan kadar etanol dalam pengujian tersebut berkaitan dengan perubahan performa serta penurunan emisi CO, HC dan NOx dibandingkan bensin murni. Namun, hasil penelitian pada mesin tertentu tidak otomatis berarti semua motor dapat menggunakan kadar etanol yang sama.

Etanol juga memiliki kandungan energi per volume yang lebih rendah dibandingkan bensin sehingga konsumsi bahan bakar dapat berubah ketika kadarnya semakin tinggi. Selain itu, kompatibilitas material dan sistem bahan bakar menjadi perhatian, terutama pada kendaraan yang memang tidak dirancang untuk kadar etanol tinggi. 

Karena itu, motor lama maupun motor bensin konvensional tidak seharusnya langsung diisi campuran etanol tinggi tanpa melihat rekomendasi pabrikan. Sebaliknya, kehadiran teknologi Flex-Fuel menunjukkan bahwa penggunaan etanol dalam kadar tinggi memang memungkinkan jika mesin, sistem bahan bakar dan pengendaliannya sejak awal dirancang untuk kebutuhan tersebut.

BACA JUGA:Punya Desain Mirip Mesin V-Twin, Jam Meja Ini Dibuat Secara Eksklusif di Prancis


Harga BBM Pertamina Berubah Lagi, Pertamax Green 95 Naik Jadi Rp19.150 per Liter---Pertamina Patra Niaga

Jadi, Apakah Motor Indonesia Bisa Menggunakannya?

Jawabannya kembali pada spesifikasi masing-masing motor. Motor Flex-Fuel seperti yang dikembangkan Honda dan Yamaha di Brasil membuktikan bahwa sepeda motor dapat dirancang untuk mengonsumsi bensin dan etanol dalam berbagai komposisi, tetapi teknologi tersebut merupakan bagian dari desain kendaraan, bukan sekadar mengganti isi tangki. 

Honda bahkan pernah menyatakan rencana pengembangan motor Flex-Fuel untuk India, termasuk model yang kompatibel dengan E20 hingga E100.

Karena itu, jika kadar etanol dalam BBM di Indonesia nantinya meningkat, pengguna perlu melihat batas kompatibilitas yang ditetapkan masing-masing pabrikan. 

Motor yang sejak awal dirancang untuk etanol tinggi memiliki perlakuan berbeda dengan motor bensin biasa, sehingga penggunaan bahan bakar di luar spesifikasi kendaraan berpotensi menimbulkan masalah pada sistem bahan bakar dan komponen mesin.

Kategori :