Sering Terlupakan Saat Servis, Ini Alasan Air Radiator Motor Juga Harus Diganti

Sabtu 19-09-2026,14:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM -- Selain oli mesin dan oli gardan, sistem pendinginan juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan pada motor, terutama kendaraan yang menggunakan radiator. 

Mengecek level coolant memang perlu dilakukan, tetapi perawatan tidak berhenti ketika volumenya masih terlihat cukup di tabung reservoir. 

Air radiator atau coolant juga memiliki masa pakai karena kandungan kimia di dalamnya dapat mengalami penurunan kinerja seiring waktu. 

Jika kondisinya sudah menurun dan terus dibiarkan, kemampuan sistem pendinginan dalam menjaga temperatur mesin bisa ikut berkurang.

BACA JUGA:17 Tahun Berdiri, Asosiasi Honda Jakarta Jadi Rumah 55 Komunitas dengan 2.500 Anggota

BACA JUGA:Tips Knowledge: Apa Fungsi Kampas Ganda pada Motor Matic?


Begini Akibat Fatal Kalau Kamu Lupa Isi Ulang Air Radiator Motor--Shutterstock

Kandungan Coolant Bisa Menurun

Salah satu kandungan penting dalam coolant adalah Ethylene Glycol (EG) yang berfungsi membantu meningkatkan boiling point atau titik didih cairan. 

Dengan titik didih yang lebih tinggi, coolant tidak mudah mendidih ketika temperatur mesin meningkat. Seiring pemakaian dan usia coolant, efektivitas kandungan tersebut dapat menurun sehingga perlindungan terhadap temperatur tinggi tidak lagi optimal.

Kondisi coolant yang sudah lama digunakan juga dapat memengaruhi kemampuan sistem pendinginan. Jika titik didih turun dan cairan lebih mudah mendidih, proses pelepasan panas dari mesin bisa terganggu dan risiko overheat menjadi lebih besar. 

Penurunan kemampuan tersebut berlangsung secara bertahap sehingga sering kali tidak langsung terasa saat motor digunakan sehari-hari.

BACA JUGA:Adu Retro Modern, Honda Stylo 160 vs Yamaha Grand Filano, Mana yang Lebih Menarik nan Canggih?

BACA JUGA:Suzuki GSX-R1000R Stealth Edition Punya Tampilan Serba Hitam, Cuma Dibuat 10 Unit

Bukan Cuma Soal Mencegah Overheat

Coolant tidak hanya berisi Ethylene Glycol, tetapi juga memiliki berbagai zat aditif yang membantu melindungi komponen sistem pendinginan dari karat dan korosi. 

Ketika coolant sudah terlalu lama digunakan, efektivitas aditif tersebut dapat berkurang sehingga perlindungan pada radiator, selang, water jacket dan komponen logam lainnya ikut menurun. Dalam kondisi tertentu, korosi dapat mengganggu sirkulasi coolant dan menurunkan kinerja sistem pendinginan.

Kategori :