Nasib berbeda dialami Marc Marquez. Setelah sempat merebut posisi keempat dari Ogura, Marc melebar di Tikungan 1.
Kesalahan tersebut membuatnya kembali kehilangan posisi. Brad Binder kemudian mengambil alih tempatnya, disusul Fermin Aldeguer yang juga berhasil melewati pembalap Ducati tersebut.
Marc bahkan sempat terlempar ke posisi ketujuh sebelum perlahan memperbaiki posisinya.
Memasuki Lap 16, Acosta masih memimpin dengan keunggulan sekitar 0,7 detik atas Martin. Bezzecchi berada di belakang Martin, sementara Ogura tetap mengancam dari posisi keempat.
Persaingan semakin menarik menjelang akhir balapan. Acosta sempat kehilangan sebagian keunggulannya setelah catatan waktunya melambat, tetapi pembalap KTM itu langsung merespons dengan lap yang lebih cepat.
Keunggulannya kembali melewati satu detik. Di saat bersamaan, Martin justru mendapat tekanan dari Bezzecchi dalam perebutan posisi kedua.
Marc akhirnya kembali naik ke posisi kelima setelah melewati Aldeguer pada Lap 20. Namun, jaraknya dengan Ogura sudah terlalu jauh untuk mengejar podium.
BACA JUGA:Kena Razia Tapi Lupa Bawa SIM Fisik, Apakah Boleh Tunjukkan SIM Digital di HP?
Memasuki dua lap terakhir, kemenangan Acosta semakin dekat. Ia masih memiliki keunggulan sekitar 1,4 detik atas Martin.
Lap terakhir berjalan tanpa drama. Acosta mampu menjaga ritme dan tidak membuat kesalahan hingga akhirnya melewati garis finis sebagai pemenang MotoGP Austria 2026.
Martin mengamankan posisi kedua, sementara Bezzecchi merebut podium ketiga dengan jarak hanya 0,192 detik dari rekan setimnya.
Ogura harus puas finis keempat, sedangkan Marc Marquez menutup lima besar.
Hasil tersebut membuat Martin memperlebar keunggulannya menjadi 12 poin atas Marc dalam klasemen kejuaraan dunia.
Bagi Acosta, kemenangan di Red Bull Ring jelas menjadi salah satu momen terbesar dalam kariernya di kelas premier.