MOTOREXPERTZ.COM --- Di tengah dominasi motor matik, Yamaha Jupiter Z1 masih menjadi salah satu motor bebek yang menarik untuk dilirik.
Motor ini memang tidak menawarkan mesin besar atau fitur berlimpah, tetapi justru mengandalkan hal yang sangat penting untuk kendaraan harian, yakni konsumsi bahan bakar irit, perawatan sederhana, dan kenyamanan berkendara.
Mesin 110 Cc, Tapi Iritnya Bukan Main
Yamaha Jupiter Z1 menggunakan mesin 113,7 cc satu silinder, SOHC, berpendingin udara, dan sudah mengandalkan Fuel Injection. Tenaganya mencapai 7,4 kW pada 7.750 rpm dengan torsi 9,8 Nm pada 6.750 rpm.
Kapasitas tersebut memang kecil jika dibandingkan motor 125 cc atau 150 cc, tetapi justru menjadi salah satu alasan Jupiter Z1 menarik untuk penggunaan harian. Mesin kecil dengan bobot motor sekitar 101-102 kg membuat kerja mesin tidak terlalu berat ketika digunakan untuk aktivitas perkotaan.
BACA JUGA:Mengingat Kembali Yamaha Scorpio Z: Motor Tangguh yang Masih Sulit Dilupakan
BACA JUGA:Yamaha XSR700: Kenapa Motor Retro Ini Jarang Dibahas Dibanding MT-Series?
Sistem injeksi juga membantu pengaturan suplai bahan bakar menjadi lebih presisi. Dalam penggunaan normal, karakter seperti ini membuat Jupiter Z1 dikenal sebagai motor yang mengutamakan efisiensi. Kalau dipakai untuk berangkat kerja, kuliah, belanja, atau aktivitas rutin lainnya, konsumsi BBM menjadi salah satu keunggulan utamanya.
Desain Simpel, Tapi Nyaman
Secara desain, Jupiter Z1 memang tidak mencoba tampil terlalu mewah. Bentuk bodinya cenderung sederhana dengan karakter sporty khas motor bebek Yamaha.
Ukuran bodinya juga cukup ramping sehingga mudah diajak bermanuver ketika melewati jalan perkotaan yang padat. Tinggi jok sekitar 765 mm juga masih tergolong mudah dijangkau banyak pengendara.
Posisi berkendaranya terasa praktis untuk perjalanan harian. Suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang swing arm membantu menjaga kenyamanan ketika melewati jalan yang tidak selalu mulus.
BACA JUGA:Dari Alat Musik ke Raungan Mesin: Sejarah Yamaha Menciptakan Motor dan Menaklukkan Dunia Kecepatan
BACA JUGA:Daimler Reitwagen, Motor Pertama di Dunia: Awal Mula Revolusi Transportasi Roda Dua
Kualitas Jadi Nilai Penting