Ia juga menyebut produsen masih dapat membawa sponsor dari merek bahan bakar berbeda.
Dengan begitu, aspek komersial tidak harus hilang akibat penggunaan pemasok tunggal.
BACA JUGA:GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, Ada Diskon BBNKB 10 Persen untuk Pembelian Kendaraan Baru
Neumeister Tolak Aturan Satu Motor
Berbeda dengan gagasan tersebut, Neumeister menentang aturan satu motor secara terbuka.
Ia menilai kebijakan itu berpotensi mengurangi unsur pertarungan dalam balapan.
Aturan tersebut sebelumnya mendapat dukungan dari beberapa pabrikan dengan alasan penghematan biaya.
Namun, rencana tersebut akhirnya tidak diterapkan setelah mendapat penolakan KTM.
Neumeister menilai pembalap harus memiliki kesempatan kembali ke lintasan setelah mengalami kecelakaan.
Mereka dapat menggunakan motor cadangan untuk melanjutkan sesi atau balapan.
Menurutnya, kemampuan pembalap untuk kembali bertanding merupakan bagian penting dari karakter MotoGP.
Penghematan tidak seharusnya menghilangkan aspek tersebut.
KTM Dukung Wacana Cost Cap MotoGP
Wacana penerapan batas anggaran MotoGP sebelumnya juga dikonfirmasi sedang dikaji oleh Wakil CEO MotoGP Carlos Ezpeleta.
Neumeister menilai sistem Formula 1 belum tentu menjadi batas pengeluaran absolut.
Namun, konsep tersebut dinilai dapat memberikan dasar persaingan yang lebih seimbang.
Ia mendukung pembahasan cost cap MotoGP selama penerapannya dilakukan melalui dialog bersama.