Marc Marquez dan Ducati Waspadai Ban Baru Michelin di MotoGP Jepang 2026

Jumat 02-10-2026,12:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Pilihan ban belakang berbeda pada kedua balapan, dengan Soft digunakan saat Sprint dan Medium pada balapan utama.

Jika ban belakang Hard menjadi pilihan paling kompetitif tahun ini, Ducati berpotensi kembali menghadapi tantangan terkait cengkeraman.

Situasi tersebut juga menjadi perhatian Marc Marquez yang sedang bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP.

Marc Marquez Belajar dari Masalah Austria

Marquez sebelumnya finis kedua pada Sprint MotoGP Austria setelah Pedro Acosta terjatuh ketika memimpin balapan.

Pada Grand Prix Austria, pembalap Ducati tersebut mengatasi masalah rem pada awal balapan sebelum finis kelima sebagai pembalap Ducati terdepan.

Marquez mengakui Ducati masih perlu bekerja keras menghadapi karakter ban belakang dengan konstruksi lebih kaku.

Menurutnya, permasalahan tersebut bukan sesuatu yang hanya dialami Ducati karena semua pembalap menggunakan pilihan ban yang sama.

Marquez juga mengungkapkan Ducati sempat mengalami kesulitan dengan ban tersebut di Thailand dan kembali merasakan masalah serupa di Austria.

Meski demikian, Marquez menilai Ducati masih mampu tampil kompetitif sehingga terdapat peluang untuk meningkatkan performa.

BACA JUGA:Yamaha Goes to SMK, Siapkan Siswa SMK Hadapi Tantangan Dunia Kerja

Cuaca Bisa Membantu Ducati

Kabar positif bagi Ducati adalah perkiraan suhu Motegi yang relatif sejuk selama akhir pekan MotoGP Jepang 2026.

Kondisi tersebut dapat mengurangi kemungkinan ban belakang Hard dengan konstruksi diperkuat menjadi pilihan utama para pembalap.

Michelin juga memperkirakan cuaca dapat berubah dan hujan berpotensi memengaruhi jalannya akhir pekan MotoGP Jepang.

Taramasso menilai tim dan pembalap harus segera memahami karakter aspal baru sejak sesi latihan pertama.

Perubahan kondisi lintasan juga perlu dipantau secara cermat karena permukaan aspal dapat berkembang sepanjang akhir pekan.

Setelah Motegi, rombongan MotoGP langsung menuju Mandalika dengan konstruksi ban belakang yang lebih ekstrem.

Kategori :