MOTOREXPERTZ.COM -- Kalian pernah cek oli mesin motor lalu kaget karena volumenya berkurang, padahal di lantai garasi sama sekali gak ada bekas tetesan oli? Kondisi seperti ini cukup sering bikin pemilik motor bingung. Sebab, secara kasat mata mesin terlihat kering dan tidak ada rembesan. Tapi ketika oli diperiksa menggunakan dipstick atau jendela inspeksi, volumenya justru sudah turun. Nah, ada beberapa kemungkinan yang membuat oli mesin berkurang tanpa meninggalkan jejak kebocoran di luar mesin. Salah satu biang keladi yang perlu dicurigai adalah oli masuk ke ruang bakar lalu ikut terbakar bersama campuran bahan bakar dan udara. Kondisi ini bisa terjadi ketika komponen internal mesin, terutama ring piston, sudah mengalami keausan. Ring piston memiliki fungsi penting untuk membantu menjaga tekanan kompresi sekaligus mengontrol oli di area piston. Ketika ring piston mulai aus atau tidak lagi bekerja optimal, oli bisa masuk ke ruang bakar. Akibatnya, oli ikut terbakar dan volumenya perlahan berkurang meski tidak ada oli yang menetes keluar dari mesin. Salah satu tanda yang bisa muncul adalah asap putih dari knalpot karena oli ikut terbakar. BACA JUGA:Posisi Klasemen Digeser Jorge Martin, Marc Marquez Siap Bikin Kejutan di MotoGP Jepang 2026 Selain aus, ring piston juga bisa mengalami masalah akibat deposit atau kotoran yang menumpuk. Deposit pada area piston dan ring dapat mengganggu kemampuan komponen tersebut dalam menjaga seal di ruang bakar. Kalau sudah begini, konsumsi oli bisa meningkat. Dalam kondisi tertentu, tekanan kompresi juga dapat ikut terganggu sehingga performa mesin terasa menurun. Karena itu, jangan cuma melihat kondisi luar mesin. Mesin yang terlihat kering belum tentu bebas dari masalah konsumsi oli. Bradsis juga perlu memperhatikan spesifikasi oli yang digunakan. Oli mesin memiliki tingkat kekentalan yang dirancang sesuai kebutuhan mesin tertentu. Pada kondisi kerja dengan temperatur tinggi dan beban berat, karakteristik oli dapat berubah. Oli yang mengalami penurunan kekentalan bisa lebih mudah terkonsumsi sehingga volumenya berkurang lebih cepat. BACA JUGA:Jaga Pesisir dari Abrasi, Suzuki Tanam Ribuan Mangrove di Pangandaran Kebiasaan berkendara juga jangan dianggap sepele. Motor yang sering digunakan dalam perjalanan jauh, membawa beban berat, atau dipacu dalam kondisi mesin bekerja keras tentu memiliki beban kerja berbeda dibanding motor yang hanya dipakai santai jarak dekat.Oli Bisa Ikut Terbakar di Ruang Mesin
Ring Piston Bisa Aus atau Macet
Oli Terlalu Encer Juga Bisa Jadi Pemicu
Mesin Sering Dipakai dalam Kondisi Berat
Kategori :