BACA JUGA:Keren! Siswa SMKN 1 Talaga Sabet Juara Mekanik Terbaik Nasional di Ajang ESC 2026
Veda Tetap Optimistis Hadapi Balapan
Hiroshi Aoyama selaku Team Manager Honda Team Asia turut menilai Veda memiliki kecepatan yang lebih baik daripada posisi startnya.
Aoyama menjelaskan Veda sudah langsung masuk Q2 setelah menunjukkan performa kompetitif pada sesi sebelumnya.
Namun, kecelakaan pada lap kedua membuat pembalap Indonesia tersebut kehilangan kesempatan menyelesaikan time attack.
Menurut Aoyama, perbedaan waktu antarpembalap sangat tipis sehingga persaingan posisi dapat berubah sepanjang balapan.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi Veda untuk memperbaiki posisi meski harus memulai balapan dari baris tengah.
BACA JUGA:Oli Mesin Motor Tiba-Tiba Berkurang Padahal Gak Bocor, Ini Biang Keladinya
Target Veda Ega Pratama di Moto3 Jepang
Veda menegaskan pekerjaannya belum selesai meskipun harus memulai Moto3 Jepang 2026 dari posisi ke-18.
Ia merasa kecepatan motornya lebih baik dibandingkan posisi yang tercatat pada hasil kualifikasi.
Pembalap bernomor 9 tersebut bertekad memanfaatkan balapan untuk melakukan comeback dan mengejar posisi lebih tinggi.
Veda juga ingin mengambil pelajaran dari kecelakaan yang dialaminya sebelum kembali bertarung pada balapan utama.
Moto3 Jepang 2026 menjadi kesempatan bagi Veda Ega Pratama untuk membuktikan kecepatannya setelah hasil kualifikasi tidak sesuai potensinya.