Menurut Veda, keberhasilan lolos langsung ke Q2 sangat berarti karena posisi start menjadi salah satu faktor penting dalam balapan.
Ia ingin memanfaatkan sesi kualifikasi untuk memperoleh posisi yang lebih kompetitif dibandingkan beberapa seri sebelumnya.
Balapan Kandang Jadi Motivasi Tambahan Veda
Tampil di hadapan pendukung Indonesia memberikan dorongan tersendiri bagi Veda Ega Pratama.
Ia mengaku antusias menghadapi rangkaian kegiatan berikutnya dan ingin memaksimalkan kesempatan tampil di Sirkuit Mandalika.
Veda berencana mengevaluasi data bersama Honda Team Asia sebelum kembali menjalani sesi kualifikasi.
Ia berharap proses tersebut membantu meningkatkan performa motor sekaligus memperkuat peluang meraih hasil terbaik pada balapan akhir pekan.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, juga menilai Veda menunjukkan perkembangan positif sejak sesi pagi.
Menurutnya, pembalap Indonesia tersebut mampu meningkatkan performa hingga mengamankan posisi langsung di Q2.
Aoyama menyebut hasil tersebut sebagai langkah awal yang penting bagi Veda dalam menghadapi Grand Prix kandangnya.
Ia juga menilai kondisi Mandalika yang panas dan lembap menjadi tantangan tambahan bagi seluruh pembalap.
Honda Team Asia Evaluasi Performa Menjelang Kualifikasi
Sementara itu, rekan setim Veda, Zen Mitani, mengakhiri Practice di posisi ke-23 dengan catatan waktu 1 menit 38,675 detik.
Pembalap Jepang tersebut belum berhasil menembus 14 besar sehingga harus berjuang melalui Q1.
Mitani memang mampu memperbaiki catatan waktunya hampir satu detik dibandingkan sesi pagi.
Namun, jaraknya dengan pembalap terdepan masih sekitar 1,5 detik.