Jorge Martin Dituding Jump Start di MotoGP Mandalika 2026, Ini Faktanya

Selasa 13-10-2026,14:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menjadi sorotan setelah video pergerakannya di garis start MotoGP Mandalika 2026 ramai diperbincangkan.

Meski dituding melakukan jump start, pergerakan tersebut dinilai tidak melanggar aturan berdasarkan situasi yang terlihat dalam rekaman.

Pada balapan Grand Prix Indonesia, Minggu, 11 Oktober 2026, Martin berhasil finis di posisi ketiga.

Ia berada di belakang Raul Fernandez dari Trackhouse dan rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi.

Hasil tersebut juga membawa Martin kembali memimpin klasemen sementara MotoGP.

Ia unggul dua poin atas Marc Marquez yang menyelesaikan balapan Mandalika di posisi keenam.

BACA JUGA:Yamaha XMAX Berubah Jadi Robot, Modifikasi Ekstrem Ini Borong 6 Penghargaan di CustoMAXi 2026 Bandung

Video Jorge Martin Picu Perdebatan Jump Start

Perdebatan muncul setelah Laura Espargaro, pasangan pembalap tes Honda Aleix Espargaro, mengunggah video di Instagram.

Rekaman tersebut memperlihatkan Martin bergerak sedikit di kotak start sebelum lampu merah padam.

Video itu kemudian memicu tudingan bahwa pembalap asal Spanyol tersebut melakukan jump start.

Sejumlah pengguna media sosial bahkan mempertanyakan apakah pembalap lain akan menerima hukuman jika melakukan gerakan serupa.

Namun, rekaman tersebut tidak memperlihatkan keseluruhan konteks yang diperlukan untuk memastikan terjadinya pelanggaran.

Lampu merah masih menyala ketika Martin terlihat bergerak, sementara para pembalap lain belum meninggalkan posisi masing-masing.

Ketentuan MotoGP juga mempertimbangkan apakah motor masih bergerak ketika lampu merah padam.

Dalam rekaman tersebut, Martin terlihat sudah berhenti sebelum seluruh pembalap memulai balapan.

Kategori :