Campuran dapat mengubah karakteristik titik didih dan kinerja minyak rem, sehingga kamu tetap harus mengikuti spesifikasi yang tercantum pada buku manual motor.
Jangan pula mencampur minyak rem berbahan dasar berbeda, seperti minyak rem silikon DOT 5 dengan jenis berbahan glikol, karena keduanya tidak kompatibel.
BACA JUGA:MotoGP Indonesia 2026: Dua Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Raih Poin Penting
Kapan Minyak Rem Harus Diganti?
Jika minyak rem sudah melewati jadwal penggantian, terkontaminasi, atau sistem pengereman terasa tidak normal, segera lakukan pemeriksaan.
Jangan hanya mengandalkan warna minyak rem untuk menentukan kondisinya, sebab penurunan kualitas tidak selalu terlihat secara kasatmata.
Pastikan penggantian dilakukan dengan jenis minyak rem yang tepat dan prosedur pembuangan udara (bleeding) yang benar.
Jika tuas rem terasa lembek, daya pengereman berkurang, atau rem terasa seperti blong, hindari mengendarai motor sebelum sistem pengereman diperiksa dan dipastikan aman.