Pada motor injeksi, pembacaan indikator lebih stabil. Namun, tetap saja ada sedikit toleransi yang perlu dipahami oleh pengendara.
BACA JUGA:Bensin vs Listrik: Perhitungan Cerdas Memilih Motor yang Tepat untuk Kebutuhan Harian
BACA JUGA:Ogah Hilang dari Peredaran! Yamaha Byson Dilengkapi dengan Lampu LED Proyektor
Tanda-Tanda Bensin Mulai Menipis
Selain jarum atau bar indikator yang turun, ada beberapa tanda lain yang menunjukkan bahan bakar sudah hampir habis:
1. Indikator Berkedip
Pada motor injeksi modern, bar indikator biasanya akan berkedip ketika bensin sudah masuk level kritis.
Artinya, kalian hanya punya sisa jarak tempuh sekitar 20–40 km, tergantung kapasitas tangki dan jenis kendaraan.
2. Tenaga Mulai Tidak Stabil
Jika benar-benar sudah sangat sedikit, motor, terutama yang masih karburator, bisa terasa brebet atau kehilangan tenaga.
3. Mesin Mulai Terasa Kasar
Beberapa pengguna merasakan suara mesin sedikit berubah ketika tangki mulai kosong. Bukan karena mesin rusak, tapi karena bahan bakar di tangki mulai bergerak tidak stabil ketika kendaraan berjalan.
BACA JUGA:Murah, Ringan, Irit! Inilah Spesifikasi Honda Dio 110 Lite yang Lagi Viral
BACA JUGA:8 Kebiasaan Sepele yang Bikin Motor Awet Tahunan, Dompet Gak Bakal Boncos!
4. Motor Tiba-Tiba “Gesrek” Tenaganya
Ketika sudah hampir habis, kendaraan terasa seperti tersendat sesaat. Ini tanda bahwa bahan bakar sudah tidak cukup untuk pembakaran optimal.
Kenapa Jangan Biarkan Indikator Sampai Kritis?
Mengabaikan indikator bensin bisa membawa dampak buruk:
- Pompa bensin cepat panas, terutama pada motor injeksi yang mengandalkan bensin sebagai pendingin.
- Tangki mudah kotor, karena sedimen di dasar tangki bisa tersedot ke sistem.