Awas! Ternyata 8 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Body Motor Cepat 'Buluk'

Kamis 01-01-2026,17:28 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Bagi sebagian orang, motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan investasi sekaligus teman perjalanan harian.

Namun, seringkali kita lebih fokus pada kesehatan mesin dan melupakan kondisi body motor. Padahal, bodi adalah pelindung utama komponen internal sekaligus penentu harga jual kembali.

Tanpa disadari, beberapa kebiasaan harian yang dianggap remeh justru menjadi pemicu utama cat pudar, plastik retak, hingga pengeroposan.

1. Menjemur Motor di Bawah Terik Matahari

Memarkir motor tanpa peneduh dalam waktu lama adalah cara paling cepat merusak penampilan.

BACA JUGA:Punya Mental Juara, Toprak Razgatlioglu Disebut Mirip Casey Stoner

Sinar UV berlebih tidak hanya membuat cat kusam, tapi juga mengubah material plastik menjadi rapuh dan gampang retak (getas).

Hindari juga parkir terlalu dekat dengan sumber panas seperti knalpot kendaraan lain untuk mencegah panel plastik melengkung atau berubah bentuk.

2. Asal Basah Saat Mencuci

Mencuci motor saat mesin atau bodi masih panas bisa memicu thermal shock atau kejutan suhu, yang berujung pada munculnya retak rambut pada lapisan clear coat.

Selain itu, hindari penggunaan sabun cuci piring atau deterjen bubuk. Kandungan pH yang tinggi justru akan mengikis lapisan pelindung cat dan membuatnya cepat kusam.

BACA JUGA:Harga BBM Pertamina Kompak Turun Per 1 Januari 2026, Ini Rinciannya!

3. Spons dan Lap yang Terkontaminasi

Jangan gunakan satu lap untuk semua bagian! Spons yang sudah terkena pasir atau kerikil halus di bagian bawah motor, jika digunakan ke bodi atas, akan bertindak layaknya amplas.

Hasilnya? Bodi motor nantinya akan dipenuhi baret halus atau swirl marks.

4. Membiarkan Air Hujan Mengering Sendiri

Air hujan bukanlah air bersih biasa, ia mengandung zat asam dan polutan. Jika dibiarkan mengering tanpa dibilas, air ini akan meninggalkan noda "jamur" (water spot) yang sangat sulit dihilangkan dan perlahan merusak lapisan pelindung cat.

BACA JUGA:Markas Gembong Narkoba Digerebek FBI, Isi Garasinya Ada Motor MotoGP Milik Valentino Rossi-Jorge Lorenzo

5. Memakai Cover Motor Abal-Abal

Niatnya melindungi dari debu, tapi menggunakan cover plastik tipis justru berbahaya. Bahan yang tidak bersirkulasi (breathable) akan memerangkap uap lembap di dalamnya.

Kategori :