Jangan Sampai Mesin Menyerah di Tengah Jalan: Tips Anti Overheat Saat Touring Jarak Jauh

Jumat 23-01-2026,05:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

Menjaga kecepatan tinggi terus-menerus memang menggoda, tapi mesin butuh jeda. Variasikan putaran mesin, sesekali turunkan gas, dan hindari memacu motor secara konstan di RPM tinggi. Ini memberi waktu mesin untuk menstabilkan suhu.

4. Manfaatkan Waktu Istirahat

Berhenti sejenak setiap beberapa jam bukan cuma untuk badan, tapi juga mesin. Saat berhenti, matikan mesin agar panas bisa turun secara alami. 

Touring yang cerdas bukan soal cepat sampai, tapi soal sampai dengan selamat.

5. Perhatikan Beban dan Aksesori

Beban berlebih membuat mesin bekerja lebih keras. Pastikan barang bawaan tidak melebihi kapasitas. 

Aksesori tambahan seperti box besar atau fairing non-standar juga bisa menghambat aliran udara ke mesin, jadi pertimbangkan dengan bijak.

BACA JUGA:Motor Jarang Dipakai Tapi Cepat Rusak? Ini Fakta Brutal yang Jarang Disadari Pemilik Motor

BACA JUGA:Mitos atau Fakta? Bensin Premium Bisa Bikin Mesin Motor Masa Kini Cepat Rusak!

6. Waspadai Tanda Awal Overheat

Indikator suhu naik, tarikan terasa berat, atau mesin terasa "ngelitik" adalah sinyal bahaya, Jangan diabaikan!

Segera kurangi kecepatan atau berhenti sebelum masalah berkembang lebih parah.

Mesin overheat bukan takdir touring jarak jauh. Dengan persiapan matang dan cara berkendara yang tepat, perjalanan bisa tetap lancar tanpa drama di pinggir jalan. 

Ingat, motor yang dijaga dengan baik akan membawa kamu pulang dengan cerita, bukan masalah.

Kategori :