MOTOREXPERTZ.COM --- Banyak pemilik motor mengira umur aki bisa ditentukan secara pasti, misalnya satu tahun atau dua tahun.
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Umur aki motor bukan sekadar soal waktu pemakaian, tetapi dipengaruhi oleh banyak faktor yang sering kali luput dari perhatian.
Kesalahpahaman inilah yang membuat banyak pengendara kaget ketika aki mendadak tekor, padahal usia pakainya belum lama.
Fakta pertama yang perlu diluruskan, umur aki motor tidak dihitung dari tanggal pembelian saja.
BACA JUGA:Jangan Disepelekan, Ini Fakta Aki Motor yang Jarang Orang Tahu
BACA JUGA:Tips Atasi Motor yang Terendam Banjir: Jangan Asal Dinyalakan, Begini Kata Ahli
Aki sudah mengalami proses kimia sejak pertama kali diproduksi. Jika aki terlalu lama disimpan sebelum dipasang di motor, performanya bisa menurun meski terlihat baru.
Inilah alasan mengapa aki yang dibeli dari toko dengan stok lama terkadang lebih cepat lemah dibanding aki dengan tanggal produksi yang masih segar.
Fakta kedua, jarang menggunakan motor justru bisa memperpendek umur aki. Banyak orang mengira aki akan awet jika motor jarang dipakai.
Kenyataannya, aki membutuhkan pengisian daya secara rutin dari sistem kelistrikan motor. Jika motor terlalu sering diam, daya aki akan terus berkurang dan berisiko soak. Kondisi ini sering terjadi pada motor yang hanya dipakai seminggu sekali atau bahkan lebih jarang.
BACA JUGA:Apa itu dan Bagaimana Cara Ganti Kompresi Motor Sendiri di Rumah?
BACA JUGA:Apa itu dan Bagaimana Cara Ganti Kompresi Motor Sendiri di Rumah?
Selanjutnya, cara berkendara juga berpengaruh besar. Motor yang sering dipakai untuk jarak dekat, seperti hanya beberapa menit perjalanan, membuat aki tidak sempat terisi optimal.
Akibatnya, meski motor digunakan setiap hari, aki tetap bisa cepat drop. Idealnya, motor sesekali dipakai dengan jarak yang cukup agar proses pengisian daya berjalan maksimal.
Beban kelistrikan berlebih juga menjadi penyebab umum aki cepat rusak. Penggunaan aksesori tambahan seperti lampu tambahan, klakson aftermarket, atau charger ponsel tanpa perhitungan yang tepat dapat membebani aki.