Bukan Tim Utama, Tapi Penentu Hasil: Peran Tim Satelit MotoGP Kini Tak Bisa Diremehkan

Kamis 29-01-2026,05:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

Honda memiliki LCR Honda sebagai tim satelit. Meski berada di luar tim pabrikan, LCR berperan penting dalam pengumpulan data dan pengembangan motor. 

Tim ini sering menjadi tempat pembalap dengan gaya balap berbeda dari rider utama, sehingga membantu Honda memahami karakter motor dari sudut pandang yang lebih luas.

Yamaha

Yamaha mengandalkan RNF Racing sebagai tim satelit. Peran RNF sangat penting karena Yamaha tidak memiliki banyak motor di grid. Setiap data dan hasil dari tim satelit menjadi krusial untuk pengembangan motor, terutama saat Yamaha berusaha kembali kompetitif menghadapi dominasi rival.

Kenapa Tim Satelit Semakin Berbahaya?

Tim satelit cenderung lebih fleksibel secara strategi. Mereka berani mengambil risiko dalam setelan motor dan pemilihan ban. Ditambah lagi, banyak pembalap satelit tampil tanpa tekanan besar, sehingga lebih agresif dan konsisten.

BACA JUGA:Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Resmi Diumumkan, Catat Tanggalnya!

BACA JUGA:Daftar Pembalap MotoGP 2026: Menanti Kejutan Toprak Razgatlioglu

Efek Langsung ke Persaingan MotoGP

Dengan banyaknya tim satelit yang kompetitif, persaingan menjadi lebih rapat. Tim pabrikan tak lagi sendirian membawa beban prestasi. 

Bahkan, tidak jarang tim satelit justru menjadi pembuka jalan kemenangan atau penentu klasemen akhir. Tim satelit bukan lagi sekadar tim kedua. Mereka adalah bagian inti dari strategi tim besar MotoGP. 

Tim-tim besar seperti Ducati, Honda, dan Yamaha membuktikan bahwa tanpa tim satelit yang kuat, peluang menang akan jauh berkurang. 

Di MotoGP modern, kemenangan bukan cuma soal tim utama—tetapi soal seberapa solid jaringan tim satelit di belakangnya.

Kategori :