MOTOREXPERTZ.COM --- Dalam era MotoGP modern masa kini, istilah tim kecil bukan lagi berarti tim lemah.
Yang dimaksud tim kecil saat ini adalah tim satelit alias tim non-pabrikan yang tetap berada di bawah payung tim besar.
Menariknya, peran mereka kini semakin krusial dan sering kali menjadi penentu arah persaingan.
Nah, sebelum dimulainya MotoGP 2026 yang digelar pada bulan Maret 2026 mendatang, tak ada salahnyab jika kita mengulas sedikit tentang tim satelit di MotoGP.
BACA JUGA:Niat Kerjai Sang Kakak, Alex Marquez Malah yang Terjatuh di Pinggir Sirkuit
BACA JUGA:Diam-diam, Alex Marquez Ternyata Tahu Titik Kelemahan dari Marc Marquez, Apa Itu?
Tim Satelit: Kekuatan Nyata di Balik Tim Besar
Tim satelit berfungsi sebagai perpanjangan tangan tim pabrikan. Mereka menggunakan motor dengan spesifikasi mendekati tim utama, bahkan dalam beberapa kasus nyaris identik. Hal ini membuat performa tim satelit tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.
Contoh Nyata dari Tiga Pabrikan Besar
Ducati
Ducati adalah contoh paling sukses dalam memaksimalkan tim satelit. Mereka memiliki Pramac Racing dan Gresini Racing sebagai tim satelit utama.
Pramac kerap menggunakan motor spesifikasi terbaru, sementara Gresini menjadi wadah pembalap muda dan berpengalaman untuk tampil kompetitif.
Kombinasi ini membuat Ducati selalu punya banyak motor di barisan depan, meningkatkan peluang podium dan kemenangan.
BACA JUGA:Alex Marquez Santai tapi Percaya Diri: Wajar Kalau Saya Disebut Kandidat Juara MotoGP 2026!
BACA JUGA:Waduh! Marc Marquez Pernah Jadi Kelinci Percobaan Gresini di 2024?
Honda