Tech3 Gagal Kasih Penampilan Terbaik Buat Guenther Steiner di MotoGP 2026 Thailand

Selasa 03-03-2026,15:32 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Kedatangan mantan bos tim F1 Haas, Guenther Steiner, sebagai CEO baru Tech3 ternyata belum menjadi obat instan bagi tim satelit KTM tersebut.

Bukannya merayakan era baru dengan poin besar, Tech3 justru tampil melempem di seri pembuka MotoGP 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Chang, Thailand, Minggu (1/3) kemarin.

Meski menyandang status sebagai salah satu tim satelit paling berpengalaman, performa tim asal Prancis ini bisa dibilang masih jauh dari kata memuaskan.

Satu-satunya hasil yang bisa dibawa pulang hanyalah empat poin dari Enea Bastianini, yang berhasil finish di posisi ke-12 pada balapan utama.

BACA JUGA:Finis P3 di MotoGP Thailand 2026, Raul Fernandez Akui Masih Dihantui Cedera Bahu

Namun, posisi tersebut diraih bukan karena dominasi kecepatan, melainkan imbas dari banyaknya pembalap di depan yang terjatuh di lap-lap akhir.

Kondisi lebih parah dialami Maverick Vinales. Mantan pembalap Aprilia itu justru terjebak di barisan belakang sepanjang akhir pekan.

Di sesi sprint, Vinales bahkan finis 21 detik di belakang pemenang balapan, Pedro Acosta, yang notabene menggunakan motor pabrikan KTM yang sama.

Manajer Tim, Nicolas Goyon, tidak menutupi rasa kecewanya. Ia mengakui bahwa kegagalan menembus kualifikasi kedua (Q2) menjadi akar masalah yang belum juga teratasi sejak musim lalu.

BACA JUGA:Ducati Ungkap Penyebab Ban Marc Marquez Tiba-tiba Pecah di MotoGP Thailand 2026

"Sangat mengecewakan. Ini pekan pertama Guenther Steiner bersama kami, tapi kami hanya bisa memberikan performa yang jauh di bawah standar," ujar Goyon kepada Canal+.

Selain itu, Goyon juga menyoroti perbedaan kontras dengan tim pabrikan KTM. Saat Pedro Acosta mampu start di baris kedua, Bastianini dan Vinales justru harus memulai balapan dari posisi ke-20 dan ke-17.

Beban Mental Maverick Vinales

Selain kendala teknis pada pengaturan motor, Goyon menilai adanya beban pikiran pada Maverick Vinales. Pilihan teknis yang berbeda dan proses adaptasi yang belum tuntas disinyalir menjadi penyebab Vinales tampil tidak nyaman di Buriram.

"Bagi Maverick, ada banyak hal yang terjadi di kepalanya. Kami harus segera memperbaiki masalah kualifikasi ini jika ingin melihat hasil yang berbeda," pungkas Goyon.

Kategori :