JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Ngabuburit sudah jadi agenda wajib setiap Ramadan. Menjelang azan magrib, jalanan mendadak ramai. Ada yang berburu takjil, nongkrong tipis-tipis, sampai sekadar keliling kota menikmati suasana sore.
Buat banyak orang, ngabuburit naik motor terasa paling pas. Praktis, gesit menembus kepadatan, dan tentu saja lebih fleksibel soal rute.
Tapi perlu Bradsis tau, berkendara saat puasa tentunya punya tantangan sendiri. Menurunnya kadar gula darah seringkali membuat fokus buyar dan emosi jadi lebih gampang tersulut.
Supaya ngabuburit tetap aman dan nyaman, ini beberapa tips yang wajib diperhatikan:
1. Siapkan Fisik dan Perlengkapan Berkendara
Puasa seharian bikin tenaga terkuras. Jadi sebelum riding sore hari, pastikan tubuh cukup istirahat. Jangan paksakan diri kalau memang kondisi lagi drop.
Selain itu, wajib juga gunakan perlengkapan berkendara. Helm berstandar SNI itu wajib. Tambahkan jaket, sarung tangan, dan sepatu untuk perlindungan ekstra. Walau cuma keliling dekat rumah, risiko di jalan tetap ada.
BACA JUGA:Tech3 Gagal Kasih Penampilan Terbaik Buat Guenther Steiner di MotoGP 2026 Thailand
2. Pastikan Motor dalam Kondisi Prima
Sebelum berangkat ngabuburit, biasakan lakukan pengecekan ringan. Rem pakem atau tidak, lampu utama menyala normal, sein dan klakson berfungsi baik.
Ini penting banget, karena waktu ngabuburit biasanya mepet malam. Visibilitas mulai berkurang, dan lampu jadi komponen vital.
3. Jaga Fokus
Menjelang berbuka, jalanan padat. Banyak pengendara terburu-buru. Di sinilah kesabaran diuji.
Hindari tarik gas berlebihan, jangan zig-zag cari celah, dan tetap jaga jarak aman. Kalau mulai pusing atau mengantuk, lebih baik menepi sebentar.
BACA JUGA:Finis P3 di MotoGP Thailand 2026, Raul Fernandez Akui Masih Dihantui Cedera Bahu