7 Tanda Motor Mulai Turun Mesin, Kenali Sekarang Sebelum Biaya Bengkak!

Senin 30-03-2026,21:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Turun mesin adalah salah satu momok paling ditakuti pemilik motor. Begitu kata ini muncul, yang terbayang biasanya biaya besar dan waktu perbaikan yang tidak sebentar.

Padahal, sebelum benar-benar harus turun mesin, motor biasanya sudah memberikan “sinyal” tertentu. Sayangnya, banyak pengguna yang tidak menyadarinya sejak awal.

Kalau kamu bisa mengenali tanda-tandanya lebih cepat, kerusakan bisa dicegah sebelum semakin parah. Berikut 7 tanda motor mulai turun mesin yang wajib kamu waspadai.

1. Suara Mesin Kasar dan Berisik

Salah satu tanda paling umum adalah suara mesin yang berubah jadi lebih kasar dari biasanya. Jika terdengar bunyi “ngelitik”, “ketok”, atau suara aneh dari dalam mesin, itu bisa jadi indikasi adanya keausan komponen seperti piston atau klep. Semakin lama dibiarkan, suara ini bisa semakin parah dan berujung pada kerusakan serius.

BACA JUGA:Dunia Krisis Bahan Minyak, Masyarakat Pilih Jalan Kaki untuk Kerja daripada Naik Motor dan Mobil

BACA JUGA:Update Ketersediaan SPBU BP di Beberapa Wilayah: Bensin sudah Kembali Tersedia Lagi

2. Tenaga Motor Terasa Menurun Drastis

Motor yang biasanya responsif tiba-tiba terasa loyo? Ini bisa jadi tanda bahwa kompresi mesin sudah mulai lemah. Penyebabnya bisa dari ring piston aus atau kebocoran di ruang bakar.

Akibatnya, tenaga yang dihasilkan tidak maksimal, bahkan untuk tanjakan ringan pun terasa berat.

3. Keluar Asap Putih dari Knalpot

Jika knalpot mulai mengeluarkan asap putih tebal, ini tanda serius yang tidak boleh diabaikan. Asap putih biasanya menandakan oli mesin ikut terbakar di ruang bakar, yang berarti ada kebocoran pada piston atau seal klep. Ini adalah salah satu indikasi kuat bahwa motor sudah mendekati kondisi turun mesin.

4. Oli Mesin Cepat Berkurang

Sering nambah oli padahal tidak ada kebocoran di luar? Hati-hati. Bisa jadi oli masuk ke ruang bakar dan ikut terbakar. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan keausan komponen internal mesin. Kalau dibiarkan, bukan cuma boros oli, tapi juga bisa merusak komponen lainnya.

5. Mesin Cepat Panas (Overheat)

Kategori :