Langkah inovatif SMKN 8 Bandung ini mendapat apresiasi besar dari pihak PLN.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN memberikan dukungan penuh.
Dukungan ini bertujuan memperkuat kompetensi siswa dalam bidang praktik konversi kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, memberikan dukungannya secara resmi.
BACA JUGA:Menuju WorldSBK Assen 2026, Bimota Penuh Keyakinan Tembus Barisan Depan
"Program ini bagian dari peran PLN dalam mendukung transisi energi melalui penguatan SDM," tutur Sugeng.
PLN UID Jabar menyalurkan bantuan komprehensif dengan nilai total mencapai Rp 315,6 juta.
Dana tersebut digunakan untuk penyelarasan kurikulum serta peningkatan kompetensi guru dan siswa.
Pembelajaran kini menjadi lebih aplikatif melalui fasilitas Teaching Factory (TEFA) yang tersedia.
BACA JUGA:Ducati Tingkatkan Aerodinamika MotoGP 2026, Fokus pada Sayap Belakang dan Leg Wings
Hal ini menjadikan sekolah sebagai laboratorium nyata bagi pengembangan kendaraan listrik nasional.
Sebanyak 165 siswa dan 16 guru telah mendapatkan pelatihan langsung dari praktisi.
Program ini juga melibatkan SMK jejaring untuk memperluas dampak positif kompetensi teknik.
Evaluasi dilakukan secara ketat melalui metode pre-test dan post-test bagi para peserta.
BACA JUGA:KTM Kritik Keras Aturan Tekanan Ban MotoGP, Dinilai Merusak Hasil Balapan
Sebanyak 181 siswa kini telah memahami proses konversi kendaraan secara menyeluruh.