JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Dua produsen motor besar resmi terkena sanksi pengurangan aliran bahan bakar.
Keputusan ini berlaku menjelang seri WorldSBK Belanda di Sirkuit Assen.
Bimota dan Ducati menerima pengurangan maksimal mulai akhir pekan ini.
Kebijakan teknis tersebut diambil untuk menjaga keseimbangan kompetisi antar pabrikan.
BACA JUGA:Tantangan Teknis Pengereman Brembo di Sirkuit Assen dalam Ajang WorldSBK Belanda 2026
Ducati tampil sangat perkasa dengan memenangkan semua balapan awal musim.
Nicolo Bulega menjadi bintang utama dengan menyapu bersih enam kemenangan pertama.
Ia juga berhasil meraih posisi pole pada dua seri pembuka 2026.
Bulega berpeluang menyamai rekor 13 kemenangan beruntun milik Toprak Razgatlioglu.
BACA JUGA:Pirelli Siap Luncurkan Ban Belakang Baru di WorldSBK Assen 2026 dengan Konstruksi yang Lebih Tangguh
Meskipun begitu, pembalap asal Italia ini mengaku tidak terlalu memedulikan rekor.
Selain Bulega, pembalap Ducati lainnya juga rutin naik ke podium juara.
Iker Lecuona mencetak tiga podium saat balapan berlangsung di Portimao.
Sementara itu, Yari Montella dan Alvaro Bautista sukses meraih podium di Phillip Island.
BACA JUGA:Menuju WorldSBK Assen 2026, Bimota Penuh Keyakinan Tembus Barisan Depan