Sensify menawarkan stabilitas yang luar biasa, terutama pada kondisi permukaan jalan yang tidak stabil.
Contohnya adalah saat melakukan pengereman darurat di jalan basah atau permukaan yang tidak rata.
Karena tidak bergantung pada tekanan hidrolik semata, modulasi pengereman menjadi jauh lebih presisi.
Teknologi ini dirancang untuk menyatu dengan arsitektur kendaraan modern yang berbasis perangkat lunak.
Sistem ini sangat cocok untuk mendukung teknologi bantuan pengemudi tingkat lanjut serta kendaraan otonom.
Brembo memiliki visi menciptakan masa depan dengan tingkat kecelakaan nol melalui inovasi ini.
Meskipun saat ini baru diterapkan pada mobil, potensi Sensify merambah dunia roda dua sangat besar.
Namun, transisi ke sistem brake-by-wire pada motor memicu perdebatan mengenai rasa atau feel pengereman.
BACA JUGA:Serunya Aktivitas 'Bikers Playland' Bersama DAM, Riding Bareng Ayah dan Anak Jadi Momen Spesial
Bagi pengendara motor, pengereman bukan sekadar jarak berhenti yang pendek.
Pengereman adalah tentang umpan balik melalui sasis dan koneksi naluriah terhadap daya cengkeram ban.
Menghilangkan jalur hidrolik berisiko mengurangi koneksi emosional dan teknis antara pengendara dan mesin.
Banyak pengendara mungkin merasa sulit mempercayai sensor elektronik sepenuhnya dibandingkan sistem mekanis konvensional.
BACA JUGA:Andrea Iannone Kembali ke MotoGP Mugello 2026, Gabung Kelas Bagger World Cup Bersama Niti Racing
Selain faktor rasa, penambahan sistem elektronik yang kompleks juga menambah beban berat pada kendaraan.