MOTOREXPERTZ.COM --- Aki motor menjadi salah satu komponen penting yang menunjang sistem kelistrikan kendaraan. Sama seperti komponen lainnya, aki juga memiliki usia pakai dan perlu dicek secara berkala agar performa motor tetap optimal. Jika kondisinya mulai melemah, motor berpotensi susah distarter hingga mogok mendadak saat digunakan berkendara.
Salah satu cara paling mudah mengetahui kondisi aki masih bagus atau sudah soak adalah dengan mengecek tegangannya menggunakan voltmeter. Dalam kondisi normal, aki motor umumnya memiliki tegangan sekitar 12,4 volt setelah dilakukan pengisian ulang.
Jika setelah dicas tegangannya tidak mencapai angka tersebut, kemungkinan besar kondisi aki sudah menurun dan sebaiknya segera diganti.
BACA JUGA:Pedro Acosta Sebut KTM Sangat Tangguh dalam Kondisi Hujan Jelang MotoGP Prancis 2026
BACA JUGA:Liberty Media Lirik Miami Sebagai Tuan Rumah Baru MotoGP di Amerika Serikat
Tegangan Aki Jadi Indikator Utama
Aki yang sudah soak biasanya tidak mampu menyimpan arus listrik dengan baik. Kondisi ini membuat aki cepat tekor meskipun baru saja di-charge.
Jika tetap dipaksakan digunakan, performa sistem kelistrikan motor bisa terganggu, mulai dari starter elektrik melemah hingga lampu menjadi redup.
Perhatikan Bentuk Fisik Aki
Selain melalui tegangan, kondisi fisik aki juga wajib diperhatikan. Aki yang mulai menggelembung atau terlihat gendut menandakan adanya kerusakan pada sel di bagian dalam.
BACA JUGA:Peringati Hardiknas, DAM Hadirkan Program Edukatif untuk Pelajar Lewat DAYA EDU-COLLAB 2026
BACA JUGA:Yamaha FZ-S Hybrid 2026: Motor 150cc Futuristik, Irit, Tapi Layak Dibeli?
Masalah ini umumnya terjadi akibat proses pengisian ulang yang tidak sesuai prosedur atau overcharge.
Jika sudah mengalami perubahan bentuk, aki sebaiknya langsung diganti baru demi menjaga keamanan dan kenyamanan saat berkendara.