MOTOREXPERTZ.COM --- PT Indako Trading Coy menggelar kegiatan edukasi keselamatan berkendara bertajuk “Safety Riding Education For Senior High School” bersama puluhan siswa SMK Mandiri Medan di Indako Safety Riding Center, Selasa, (06/05/2026).
Kegiatan ini mengusung pesan Sinergi Bagi Negeri dan turut didukung oleh Dealer Duta Motor sebagai upaya membangun budaya berkendara aman di kalangan generasi muda melalui kampanye #cari_aman.
Dalam kegiatan tersebut, instruktur safety riding Honda, Sofiyan Hazri, memberikan materi dengan pendekatan interaktif. Ia membahas lima perilaku berisiko di jalan yang sering dilakukan pengendara, mulai dari penggunaan helm yang tidak sesuai standar hingga kebiasaan melawan arus lalu lintas.
BACA JUGA:Fabio Di Giannantonio Dirumorkan Mau Cabut dari VR46, Gabung KTM?
BACA JUGA:Alex Marquez Akui Sedikit Kewalahan di Sprint Race MotoGP Prancis 2026
Simulasi Space Management Jadi Sorotan
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah simulasi “Space Management” atau manajemen jarak aman.
Melalui praktik langsung, siswa diajarkan bahwa menjaga jarak bukan hanya soal ruang antar kendaraan, tetapi juga memberikan waktu reaksi saat kondisi darurat di jalan.
“Banyak pengendara muda merasa jarak satu meter sudah cukup, padahal pada kecepatan tertentu otak dan sistem pengereman membutuhkan waktu untuk merespons. Karena itu, melalui semangat #cari_aman, kami mengingatkan bagaimana menerapkan golden rule menjaga jarak aman dengan benar,” ujar Sofiyan di sela penyampaian materi.
BACA JUGA:Cedera Parah Usai Crash di Le Mans, Marc Marquez Absen Sampai GP Catalunya 2026
Kepala SMK Mandiri, Nanda Sholihin, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut yang dinilai penting dalam membentuk kesadaran keselamatan berkendara sejak dini.
Melalui kolaborasi antara Honda dan pihak sekolah, edukasi ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang lebih disiplin, memahami aturan lalu lintas, serta bertanggung jawab saat berkendara di jalan raya.