Hampir Satu Tahun Stok Bensin Masih Belum Tersedia, Ini Pernyataan Shell Indonesia

Sabtu 23-05-2026,19:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Stok bensin di SPBU Shell masih belum tersedia, bahkan bisa dikatakan nyaris satu tahun kosong.

Terhitung sejak memasuki akhir Juli 2025, stok bensin di SPBU Swasta, Shell Indonesia terus mengalami kekurangan stok di beberapa wilayah.

Meski sempat beberapa kali kembali tersedia, seperti di awal tahun 2026 ini, tetap saja ketersediaannya tidak merata dan itu pun hanya tersedia untuk beberapa minggu saja alias tidak sampai satu bulan.

Dengan kata lain, bisa dibilang stok ketersediaan bensin di SPBU Shell hampir satu tahun mengalami kekosongan.

BACA JUGA:Teka-teki 'Hilangnya' Shell: Antara Masalah Stok, Polemik Menteri, dan Pemilik Baru

BACA JUGA:Lama Tak Terdengar, Bagaimana Kabar SPBU Shell Sekarang?

Meski demikian, pihak Shell Indonesia mengaku jika mereka tidak tinggal diam. Mereka masih terus berupaya untuk berkomunikasi dengan pemerintah agar bisa memenuhi rekomendasi impor bbm mereka di tahun 2026 ini.

Pernyataan ini dapat dilihat dari jawaban Shell Indonesia terhadap salah satu netizen Tanah Air di akun Instagram mereka @shell_indonesia.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku ya," tulis admin Shell Indonesia di kolom komentarnya.

Polemik mengenai kosongnya stok bahan bakar di sejumlah SPBU Shell Indonesia belakangan menjadi perhatian masyarakat. Banyak pengendara mengeluhkan beberapa jenis BBM seperti Shell Super, Shell V-Power, hingga V-Power Diesel yang sulit ditemukan di berbagai wilayah, terutama di kota-kota besar. Kondisi ini pun memicu pertanyaan besar di kalangan konsumen: apa sebenarnya yang terjadi?

BACA JUGA:Update Ketersediaan SPBU BP di Wilayah Jakarta Hari Ini, Senin 27 April 2026: Stok Bensin Dirotasi, Daerah Kalian Aman?

BACA JUGA:Stok Bensin Masih Langka di SPBU, Ini Alasan Shell Indonesia

Kekosongan stok BBM Shell disebut terjadi akibat gangguan dalam rantai pasokan distribusi bahan bakar. Beberapa laporan menyebut adanya hambatan pengadaan impor serta penyesuaian operasional yang membuat suplai BBM ke sejumlah SPBU menjadi tersendat.

Karena Shell Indonesia masih mengandalkan distribusi dan pasokan tertentu dari luar negeri maupun mitra penyedia energi, keterlambatan pengiriman berdampak langsung terhadap ketersediaan stok di lapangan.

Situasi ini semakin ramai dibahas setelah banyak pengguna media sosial membagikan foto SPBU Shell yang kehabisan bahan bakar. Tidak sedikit konsumen yang merasa kecewa karena harus kembali mengantre di SPBU lain setelah sebelumnya memilih Shell untuk kualitas BBM yang dianggap lebih baik.

Kategori :