Akselerasinya juga cukup responsif khas motor listrik modern. Tarikan awal terasa halus namun bertenaga, cocok digunakan di lalu lintas padat perkotaan. Pengisian daya baterainya pun cukup praktis karena bisa mencapai 80 persen dalam waktu sekitar lima jam menggunakan charger standar.
Meski punya banyak kelebihan, River Indie juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah brand River yang masih belum terlalu dikenal luas.
Selain itu, jaringan penjualan dan servisnya juga masih terbatas bahkan di negara asalnya sendiri. Material bodi tertentu juga lebih terasa fungsional dibanding premium.
BACA JUGA:Daimler Reitwagen, Motor Pertama di Dunia: Awal Mula Revolusi Transportasi Roda Dua
BACA JUGA:Jangan Sampai Nyesel! Ini Alasan Banyak Orang Salah Pilih Motor Pertama
Lalu, apakah River Indie sudah ada di Indonesia?
Sampai saat ini, River Indie masih belum resmi masuk pasar Indonesia. Motor ini baru dipasarkan terbatas di India dan belum memiliki jaringan resmi di Tanah Air.
Namun melihat tren motor listrik yang terus berkembang, bukan tidak mungkin River Indie nantinya dilirik importir atau distributor lokal.
Jika masuk Indonesia, harga River Indie diperkirakan berada di kisaran Rp30 juta hingga Rp45 jutaan tergantung pajak impor dan spesifikasi yang dibawa.
Dengan desain unik dan fitur utilitas tinggi, River Indie bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang bosan dengan desain motor listrik yang itu-itu saja.