Gara-Gara Salah Prediksi, Duo Pramac Yamaha Kena Penalti Tekanan Ban di MotoGP Catalunya

Rabu 27-05-2026,10:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Manajemen tim Pramac Yamaha akhirnya buka suara terkait hukuman yang menimpa kedua pembalap andalan mereka.

Pihak tim mengungkapkan beberapa faktor utama yang menyebabkan kedua rider mereka terbukti melanggar regulasi batas bawah tekanan ban.

Jack Miller dan rekan satu timnya, Toprak Razgatlioglu, menjadi bagian dari lima pembalap yang dijatuhi hukuman pasca-balapan.

Hukuman tersebut dijatuhkan oleh pengawas balapan setelah berakhirnya drama seri MotoGP Catalunya pada akhir pekan lalu.

Selain duo Pramac Yamaha, Joan Mir, Raul Fernandez, dan Alex Rins juga mendapatkan hukuman tambahan waktu 16 detik.

Hukuman penalti waktu itu sebenarnya tergolong sangat besar bagi catatan waktu para pembalap di garis finis.

BACA JUGA:Skutik 125cc Yamaha Jog i Plus 2026 Resmi Meluncur, Fiturnya Makin Kekinian

Durasi hukuman tersebut bahkan mencapai dua kali lipat lebih dari selisih waktu sang pemenang balapan, Fabio di Giannantonio.

Beruntung, kerugian posisi yang harus dialami oleh Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu tidak terlalu fatal di papan klasemen.

Jack Miller pada akhirnya harus melorot ke urutan ke-15, sementara Toprak Razgatlioglu tepat berada di belakangnya pada posisi ke-16.

Sistem aturan normal mewajibkan para pembalap menjaga tekanan ban di atas ambang batas minimal sepanjang 60 persen durasi balapan.

Namun, insiden bendera merah membuat balapan utama harus mengalami prosedur restart sebanyak tiga kali di sirkuit.

Durasi balapan pun dipangkas drastis menjadi hanya 12 putaran saja dari total rencana awal sebanyak 24 putaran.

BACA JUGA:Kembali Bermasalah, Sirkuit MotoGP Brasil Terpaksa Ditutup Lagi Akibat Aspal Rusak

Berdasarkan regulasi darurat, ambang batas kewajiban menjaga tekanan ban otomatis ikut diturunkan menjadi hanya sebesar 30 persen saja.

Kategori :