Meskipun batas persentase waktu sudah diperlonggar, jumlah pembalap yang gagal memenuhi regulasi ban ini tetap tergolong sangat tinggi.
Tim pengawas balapan sempat melakukan investigasi mendalam terhadap total enam pembalap MotoGP setelah bendera finis berkibar.
Hasilnya, hanya Francesco Bagnaia yang dinyatakan bebas dari hukuman karena terbukti mengalami masalah kebocoran teknis pada bagian pelek roda.
Manajer Tim Pramac Yamaha, Gino Borsoi, mengakui bahwa menentukan tingkat tekanan awal ban menjadi misi yang sangat mustahil.
Kondisi balapan yang berjalan sangat singkat membuat ban motor para pembalap kekurangan waktu untuk mencapai suhu panas ideal.
BACA JUGA:Triumph Tracker 400 2026 Resmi Meluncur: Tenaga Naik, Handling Lebih Lincah
Kondisi lintasan sirkuit Catalunya yang minim daya cengkeram (grip) juga membuat ban membutuhkan waktu lebih lama untuk memanas.
Kehadiran pabrikan Pirelli sebagai pemasok ban baru musim depan pun diharapkan bisa membawa regulasi tekanan ban yang lebih adil.