Ia menerangkan bahwa timnya hanya berusaha keras untuk meningkatkan rasa berkendara serta konsistensi laju motor di lintasan sirkuit.
Menurutnya, kondisi tingkat cengkeraman (grip) permukaan aspal sirkuit Catalunya pada hari Senin kemarin tergolong sangat luar biasa bagus.
Dirinya bahkan mampu mencetak catatan waktu terbaik tanpa harus memaksakan performa motor secara berlebihan layaknya sesi kualifikasi.
Namun, Fabio Quartararo juga mengeluhkan performa kecepatan puncak (top speed) motor Yamaha V4 yang dirasa masih sangat lemah.
Hal itu terbukti dari posisi catatan kecepatan puncaknya yang merosot berada di urutan ke-14 sepanjang sesi pengujian.
BACA JUGA:Triumph Tracker 400 2026 Resmi Meluncur: Tenaga Naik, Handling Lebih Lincah
Ia mengonfirmasi bahwa peningkatan komponen mesin V4 yang telah lama dinantikan oleh publik memang belum terwujud sama sekali.
Pada sesi tes kali ini, pihak mekanik Yamaha masih menggunakan unit mesin lama yang memiliki angka jarak tempuh sangat tinggi.