Simple Energy Ultra memakai baterai 6,5 kWh dengan perlindungan IP67. Artinya baterai ini tahan debu dan lebih aman kena cipratan air atau hujan. Jadi bradsis nggak perlu langsung panik tiap lihat awan mendung di jalan.
Yang bikin heboh tentu klaim jarak tempuhnya yang mencapai 400 kilometer dalam sekali pengisian daya. Kalau benar realisasinya mendekati angka itu, jelas motor ini bakal jadi salah satu motor listrik paling irit dan paling jauh jelajahnya di kelas premium.
Walau begitu, tetap ada catatan kecil. Seperti motor listrik lainnya, jarak tempuh asli biasanya dipengaruhi gaya berkendara, bobot pengendara, kondisi jalan, sampai cuaca. Jadi kalau bradsis tiap lampu merah buka gas full ala pembalap MotoGP, ya baterai juga bakal lebih cepat habis.
Untungnya, motor ini sudah mendukung fitur fast charging. Jadi waktu isi daya bisa lebih singkat dibanding charger biasa. Hanya saja perangkat fast charging dijual terpisah, jadi mungkin bakal ada biaya tambahan lagi buat yang pengen cas super cepat.
BACA JUGA:Bikin Riding Lebih Natural, Honda Rancang Kopling Elektronik untuk Motor Listrik
Masuk ke fitur riding, Simple Energy Ultra punya empat mode berkendara yaitu Rain, Road, Rally, dan Track.
Mode Rain cocok dipakai saat jalan licin karena karakter tenaganya dibuat lebih halus. Sementara Road jadi mode harian paling santai buat commuting.
Kalau lagi pengen agak barbar dikit, ada mode Rally yang lebih responsif. Sedangkan mode Track jadi mode paling buas buat bradsis yang doyan sensasi akselerasi maksimal.
Teknologinya juga nggak kalah modern. Motor ini sudah memakai layar touchscreen besar yang tampilannya futuristis banget. Dari panel digital itu, pengendara bisa lihat navigasi, informasi kendaraan, sampai berbagai fitur konektivitas pintar lainnya.
BACA JUGA:TVS Orbiter: Motor Listrik Futuristik yang Diam-Diam Bisa Jadi Raja Jalanan Kota
Jadi rasanya bukan lagi sekadar naik motor, tapi kayak lagi bawa gadget roda dua.
Sektor pengereman juga sudah cukup proper. Rem cakram depan belakang lengkap dengan CBS atau Combined Braking System bikin pengereman terasa lebih stabil dan aman, terutama saat motor dipakai dalam kecepatan tinggi.
Meski begitu, ada satu hal yang mungkin bikin sebagian orang mikir dua kali: harga.
Kalau nanti resmi masuk Indonesia, Simple Energy Ultra diperkirakan bakal dijual di kisaran Rp55 juta sampai Rp75 jutaan. Buat sebagian bikers, angka itu memang nggak murah.
BACA JUGA:VIDA VX2: Motor Listrik Futuristik yang Bisa Bikin Skutik Jepang Mulai Waspada
Tapi kalau melihat performa, fitur modern, desain premium, dan jarak tempuh super jauh yang ditawarkan, motor ini memang bukan bermain di kelas entry level.