MOTOREXPERTZ.COM --- Comeback pembalap itu memang selalu punya cerita dramatis, bradsis. Ada yang balik makin ganas, ada juga yang baru gas sedikit malah langsung ngaduh encok. Nah, cerita seru sekarang datang dari paddock WorldSBK 2026 lewat nama Jake Dixon.
Pembalap asal Inggris tersebut akhirnya mulai terlihat lagi di atas motor Honda Fireblade setelah absen cukup lama akibat cedera parah. Bukan cedera receh habis jatuh parkir ya bikers, tapi patah pergelangan tangan kiri gara-gara crash brutal di Phillip Island pada Februari lalu.
Setelah tiga bulan lebih menahan rasa sakit dan menjalani pemulihan, Jake Dixon akhirnya kembali mencicipi aspal lewat tes resmi di Misano. Walau kondisi tangannya belum sepenuhnya pulih, doi tetap nekat turun lintasan demi satu target: comeback di seri Aragon akhir Mei 2026.
BACA JUGA:Kembali Bersama Honda HRC, Jake Dixon Temani Somkiat Chantra di Tes Privat Misano
Jake Dixon Akhirnya Balik Nunggang Honda Fireblade
Buat bikers yang ngikutin WorldSBK musim ini, absennya Jake Dixon memang cukup bikin paddock sepi drama. Soalnya doi dikenal sebagai pembalap yang agresif dan lumayan nekat saat duel di tikungan.
Cedera patah pergelangan tangan kiri yang dialaminya bukan cedera ringan. Insiden di Phillip Island bahkan bikin tim medis langsung memintanya fokus total ke pemulihan dan melupakan motor untuk sementara waktu.
Namun darah racer memang beda, bradsis. Baru tiga bulan pemulihan, Jake Dixon sudah mulai kangen suara mesin dan aroma ban panas.
Kesempatan comeback itu akhirnya datang lewat sesi tes resmi di Misano. Selama dua hari, dirinya kembali memacu Honda Fireblade untuk mengecek kondisi fisik sekaligus adaptasi ulang dengan motor superbike.
Momen tersebut jadi kali pertama Jake Dixon kembali mengaspal sejak kecelakaan awal musim yang cukup mengerikan itu.
BACA JUGA:Jake Dixon Dominasi Moto2 Argentina 2025, Mario Aji Harus Puas Tanpa Poin
Pergelangan Tangan Masih Sakit, Tapi Mental Balap Tetap Sadis
Walau sudah bisa riding lagi, Jake Dixon mengaku kondisi pergelangan tangan kirinya masih belum nyaman. Bahkan doi terang-terangan bilang rasa sakitnya masih cukup mengganggu saat melakukan pengereman keras.
Karena itu, sesi tes di Misano tidak dijalani secara penuh. Ia memilih membatasi jumlah lap agar kondisi tubuhnya tidak drop terlalu cepat.
Strategi itu sengaja dilakukan demi menjaga peluang tampil di Aragon tetap terbuka. Soalnya kalau terlalu dipaksa sekarang, bisa-bisa malah cedera kambuh lagi dan makin panjang urusannya.
Jake Dixon juga mengaku harus rutin menjalani terapi es setelah sesi latihan selesai. Fisioterapis pribadinya bahkan terus mendampingi selama tes berlangsung.
Lucunya nih bikers, di hari pertama doi terlalu semangat ngegas sampai pergelangan tangannya malah sedikit bengkak keesokan harinya. Akhirnya pada hari kedua porsi latihan langsung dikurangi drastis.