Hukuman tegas ini diberikan karena ia dianggap memotong jalur di area tikungan sepuluh.
Komite balap menilai dirinya tidak melambatkan kecepatan motor secara maksimal setelah melakukan pemotongan jalur tersebut.
BACA JUGA:Bos Aprilia Kritik Jorge Martin Usai Blunder Fatal di MotoGP Hungaria 2026
Setelah menyelesaikan seluruh hukuman penalti, posisinya semakin terpuruk di luar zona perebutan poin penting.
Fabio Quartararo akhirnya memutuskan masuk ke pit dan menyudahi balapan saat menyisakan empat putaran lagi.
Seusai balapan, Fabio Quartararo menjelaskan bahwa dirinya berada tepat di belakang Jack Miller sesaat setelah kekacauan tikungan pertama.
Namun, ia langsung menyadari adanya keanehan besar pada performa motornya sejak putaran awal.
Hambatan terbesar dirasakannya saat mencoba menghentikan motor di titik pengereman jalan datar.
Ia juga menambahkan bahwa kendala buruk tersebut terasa di seluruh area komponen motor.
Berdasarkan analisis awal, sensasi tidak nyaman itu bersumber dari bagian roda belakang.
Oleh sebab itu, kru mekanik langsung melakukan investigasi mendalam terhadap bagian tersebut.
BACA JUGA:Jangan Sampai Kelewat, Ini Daftar Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juni 2026
Fabio Quartararo juga menegaskan bahwa tidak ada hal positif sama sekali yang bisa dibawa pulang dari akhir pekan ini.
Ia merasa sangat kecewa karena kembali gagal mendulang poin penting untuk kedua kalinya secara beruntun.
Direktur tim Yamaha Massimo Meregalli turut memberikan pandangan teknis terkait kendala yang dialami pembalapnya.
Pihak manajemen menduga masalah tersebut bukan disebabkan oleh kerusakan komponen mesin melainkan kegagalan fungsi ban.