Meskipun, pembalap asal Britania Raya tersebut harus puas menyentuh garis finis pada posisi paling buncit.
Pasca balapan selesai, Crutchlow mengakui bahwa seri tersebut menjadi balapan paling menguras kondisi fisik sepanjang karier profesionalnya.
BACA JUGA:Puluhan Pengguna Fazzio dan Grand Filano Adu Kreativitas di Yamaha CLASSY Modifest 2026
Dirinya merasa puas karena tim mulai memahami situasi kendala teknis motor saat ini.
Catatan waktu harian di lintasan juga menunjukkan tren peningkatan performa yang cukup positif.
Mantan pembalap tim pabrikan ini menambahkan bahwa gairah kompetisi dalam dirinya sama sekali belum pudar.
Hal terpenting bagi seluruh kru mekanik saat ini adalah pemahaman karakter motor yang semakin baik.
Langkah positif berhasil diraih setiap kali motor keluar dari area garasi pit menuju lintasan.
Bos tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, membeberkan fakta medis mengenai kondisi pembalap utamanya di sirkuit Hungaria.
Zarco diprediksi membutuhkan waktu pemulihan intensif selama beberapa bulan ke depan agar bisa pulih total.
Oleh karena itu, opsi mempertahankan pembalap senior dinilai menjadi solusi paling realistis saat ini.
BACA JUGA:Wahana Honda Tanam 650 Bibit Pohon di UMJ, Ajak Mahasiswa Peduli Kualitas Udara
Crutchlow dipastikan tetap setia mendampingi pembalap debutan potensial, Diogo Moreira, pada dua pekan balapan krusial mendatang.
Setelah menyelesaikan seri Assen, kalender kejuaraan dunia menyisakan satu seri tersisa di sirkuit Sachsenring, Jerman.
Momentum jeda musim panas harian akan langsung dimulai pasca seluruh rangkaian balapan tersebut rampung, kawan.