Pengurangan kenyamanan secara ekstrem, seperti memapas jok hingga setipis papan gilasan dan melepas spion standar, dijalani dengan penuh kebanggaan tanpa memedulikan risiko cedera fisik.
Fenomena ini membuktikan bahwa bagi sebagian pengendara, pengakuan identitas kelompok jauh lebih bernilai ketimbang kalkulasi teknis keselamatan berkendara yang dikeluarkan oleh pabrikan.