MOTOREXPERTZ.COM --- Keselamatan berkendara sering dikaitkan dengan rem yang pakem, ban yang masih tebal, atau helm berstandar SNI.
Padahal, ada satu kebiasaan sederhana yang diam-diam ikut menentukan selamat atau tidaknya perjalanan, yakni posisi tubuh saat mengendarai motor. Masih banyak pengendara yang duduk membungkuk, bahu tegang, hingga kaki menggantung tanpa disadari.
Akibatnya, tubuh lebih cepat pegal, konsentrasi perlahan menguap, dan kemampuan mengantisipasi kondisi jalan ikut menurun.
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengingatkan bahwa posisi berkendara yang benar bukan sekadar soal gaya, tetapi juga membantu tubuh tetap nyaman, seimbang, dan lebih siap menghadapi situasi tak terduga di jalan.
BACA JUGA:Kampas Rem Depan Motor Bunyi Decit, Buruan Cek Bagian Ini!
BACA JUGA:Mau Upgrade Velg Motor? Ini Panduan Simpel Biar Tetap Aman Dipakai Harian
Posisi Tubuh yang Tepat Bikin Berkendara Lebih Nyaman
Head of Safety Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani mengatakan, "Banyak pengendara yang hanya fokus pada kondisi kendaraan dan perlengkapan berkendara, namun melupakan pentingnya posisi berkendara. Padahal, posisi berkendara membantu menjaga keseimbangan, meningkatkan kenyamanan, serta membuat pengendara lebih siap menghadapi berbagai situasi. Karena itu, budaya #Cari_Aman perlu dimulai dari kebiasaan sederhana," jelas Agus Sani.
Agar posisi berkendara tetap ideal, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pandangan tetap fokus ke depan dan melihat kondisi lalu lintas lebih jauh.
- Bahu rileks, siku sedikit menekuk agar tangan lebih leluasa saat bermanuver.
- Genggam setang menggunakan seluruh jari dan hindari terus menempelkan jari di tuas rem.
- Duduk tegak tetapi tetap santai, dengan pinggul bertumpu sempurna di atas jok.
BACA JUGA:Bikin Bastianini Hampir Celaka, Franco Morbidelli Diganjar Penalti Grid di MotoGP Belanda 2026
BACA JUGA:Honda Track Day 2026, WMS Ajak Komunitas Vario 160 Jakarta - Tangerang Jajal Sirkuit Mandalika
Jangan Lupakan Posisi Kaki
Posisi kaki juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan motor. Pada motor matik, kaki sebaiknya lurus ke depan dan rapat.
Sementara pada motor bebek maupun sport, kaki harus selalu berada di atas pijakan. Khusus motor sport, lutut dapat menjepit ringan tangki agar motor lebih stabil ketika bermanuver maupun melibas tikungan.
Tubuh Tidak Cepat Lelah, Fokus Tetap Terjaga
Posisi berkendara yang ergonomis membuat otot bekerja lebih efisien sehingga tubuh tidak mudah lelah selama perjalanan.
Agus Sani menambahkan, "Ketika posisi berkendara sudah benar, tubuh tidak mudah mengalami kelelahan. Otot bekerja lebih optimal, pengendara lebih nyaman, dan konsentrasi dapat terjaga lebih lama. Hal ini penting untuk mengurangi risiko munculnya rasa lelah saat berkendara yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tambah Agus Sani. Karena itu, membiasakan posisi berkendara yang benar menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan sekaligus mendukung terwujudnya budaya #Cari_Aman dan Safety Indonesia.