Meski demikian, kontribusi motor listrik masih belum mampu menggeser dominasi skutik bermesin bensin saat ini.
Pelaku industri memperkirakan transisi menuju kendaraan listrik akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa tahun.
BACA JUGA:Penjualan Motor Honda Laku Keras di India, Tembus Hampir 6 Juta Unit
Tabel Tren Pasar Motor Indonesia 2026
| Segmen | Tren 2026 | Minat Konsumen | Prospek |
|---|---|---|---|
| Skutik Bongsor | Dominan | Sangat Tinggi | Stabil |
| Skutik Entry Level | Stabil | Tinggi | Positif |
| Motor Sport | Moderat | Menengah | Stabil |
| Motor Listrik | Bertumbuh | Meningkat | Sangat Positif |
| Ekspor CBU | Naik 10% | Global | Sangat Positif |
Infografis Tren Pasar Roda Dua 2026
Ekspor Motor CBU: Naik 10 Persen
Segmen Terlaris: Skutik Bongsor
Motor Favorit: Yamaha NMAX dan Honda PCX
Tren Baru: Pertumbuhan Motor Listrik
Pendorong Pasar: Mobilitas Harian dan Touring
Prospek Industri: Positif Hingga Akhir Tahun
BACA JUGA:Tanggapan Honda Terkait Penjualan Motor Listrik yang Masih Seret, Meski Ada Subsidi Rp 7 Juta
Faktor yang Membuat Skutik Premium Sulit Tergeser
Perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan menjadi salah satu faktor penting pertumbuhan skutik premium.
Konsumen kini lebih mengutamakan kenyamanan dibanding sekadar mengejar performa atau tampilan yang agresif.
Teknologi konektivitas dan fitur keselamatan juga semakin menjadi pertimbangan utama sebelum membeli motor baru.
Pabrikan terus berinovasi menghadirkan fitur yang relevan dengan kebutuhan pengguna masa kini.
Hal tersebut membuat segmen skutik premium memiliki daya tahan pasar yang sangat kuat.
BACA JUGA:Penjualan Motor Terus Tumbuh, AHM Optimis Bisa Tembus 6 Juta Unit di 2024