MOTOREXPERTZ.COM -- Pabrikan roda dua asal Italia, Moto Guzzi, dikabarkan sedang menyiapkan langkah baru di era elektrifikasi. Bukan langsung terjun merilis motor listrik murni, merek yang terkenal dengan karakter mesin V-twin tersebut justru tengah mengembangkan teknologi hybrid.
Menariknya, teknologi ramah lingkungan ini disebut-sebut bakal menjadi jalan bagi Moto Guzzi untuk menghidupkan kembali lini cruiser besar mereka. Dari gambar paten yang beredar, desain motor tersebut menampilkan siluet khas cruiser dengan bodi panjang, posisi berkendara santai, dan aura motor touring besar.
Tampilannya mengingatkan pada jajaran cruiser legendaris Moto Guzzi seperti Audace, California, Eldorado, hingga MGX-21 Flying Fortress. Asal bradsis tahu, model-model tersebut sempat menjadi bagian penting dalam sejarah Moto Guzzi, sebelum akhirnya disuntik mati sekitar tahun 2020.
Penyebab utamanya bukan karena kehilangan peminat, melainkan tuntutan regulasi emisi yang semakin ketat. Mesin big block berpendingin udara yang digunakan saat itu tidak lagi mampu memenuhi standar Euro 5.
BACA JUGA:Hot Gosip: Yamaha Siapkan 'NMAX Killer' Versi Dek Rata, Siap Meluncur Akhir Tahun Ini?
Mesin V-Twin Tetap Dipertahankan
Meski mulai masuk ke teknologi hybrid, Moto Guzzi tampaknya tidak ingin meninggalkan ciri khasnya. Dari desain paten yang terlihat, motor ini masih mengandalkan mesin V-twin dengan konfigurasi unik.
Layout mesin tetap mempertahankan poros engkol memanjang dan sistem penggerak roda belakang model gardan. Kombinasi ini sudah lama menjadi identitas kuat Moto Guzzi, terutama pada model touring dan cruiser.
Namun, ada beberapa ubahan teknis yang cukup menarik. Salah satunya posisi kopling yang kini ditempatkan di belakang gearbox. Konsep serupa sebelumnya sudah digunakan pada Moto Guzzi V100 Mandello.
Dari sini, besar kemungkinan sistem hybrid tersebut mengambil basis dari platform mesin modern Moto Guzzi yang sudah menggunakan pendingin cairan. Artinya, teknologi baru ini bukan sekadar tempelan, tetapi dirancang mengikuti pengembangan mesin generasi terbaru.
Pada dokumen paten juga terlihat penggunaan gearbox enam percepatan. Secara desain, transmisinya masih terlihat seperti motor konvensional. Namun, Moto Guzzi membuka peluang penggunaan sistem perpindahan gigi manual atau semi-otomatis secara elektronik.
Langkah ini cukup masuk akal. Sebab, banyak pabrikan motor besar mulai mengembangkan sistem transmisi yang lebih praktis, halus, dan nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
BACA JUGA:Bocoran Paten Honda Scoopy 160cc 2027 Bocor di Media Sosial, Pakai Mesin PCX dan Rangka Anti-Karat?
Motor Listrik Punya Peran Penting
Bagian paling menarik dari paten ini ada pada posisi motor listrik. Tidak seperti sistem hybrid pada umumnya, motor listrik Moto Guzzi ditempatkan di sisi input transmisi.
Biasanya, motor listrik pada kendaraan hybrid dipasang di sisi output gearbox agar bisa langsung membantu dorongan ke roda belakang. Namun, Moto Guzzi memilih pendekatan berbeda.
Dengan posisi tersebut, motor listrik tidak hanya berfungsi sebagai penambah tenaga. Komponen ini juga bisa membantu kerja transmisi, termasuk menyesuaikan putaran mesin saat pengendara melakukan downshift atau menurunkan gigi.