Ujung elektroda busi iridium yang sangat lancip mampu menghasilkan percikan api lebih fokus dan stabil pada RPM tinggi.
Pembakaran di dalam silinder menjadi sangat tuntas, sehingga tidak ada sisa bahan bakar yang terbuang sia-sia menjadi emisi.
BACA JUGA:Jangan Dianggap Sepele, Bau Aneh dari Knalpot Motor Bisa Jadi Tanda Kerusakan Serius
3. Remapping ECU atau Pasang Piggyback Keren
Bagi Bradsis yang menunggangi motor bersistem injeksi modern, melakukan optimalisasi pada otak elektronik adalah langkah wajib selanjutnya.
Kurva pengapian dan semprotan bensin dari pabrikan biasanya diatur demi mengejar regulasi emisi gas buang yang ketat.
Kamu bisa membawa motor kesayangan ke bengkel rekanan yang menyediakan jasa *remapping* ECU standar bawaan pabrik tersebut.
Mekanik bakal menyetel ulang *fuel mapping* agar pasokan bensin sesuai dengan ubahan filter udara yang lebih plong.
Langkah ini dijamin bikin grafik tenaga motor naik merata dari putaran bawah sampai menyentuh batas limiter atas.
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele, Knalpot Motor Bocor Bisa Bikin Mesin Cepat Bermasalah
4. Upgrade Komponen Kopling Agar Minim Slip
Tenaga mesin yang sudah melonjak drastis bakal mubazir kalau tidak tersalurkan dengan baik ke roda belakang, Bradsis.
Gejala kopling slip sering kali menjadi biang kerok utama mengapa motor terasa loyo meskipun mesin sudah meraung tinggi.
Bikers bisa menyiasati masalah ini dengan cara mengganti per kopling bawaan menggunakan produk aftermarket yang sedikit lebih keras.
Padukan juga dengan penggunaan kanvas kopling berbahan kevlar yang punya daya cengkeram jauh lebih kuat dan tahan panas.
Sentakan motor saat berpindah gigi bakal terasa lebih menghentak dan mempercepat pencapaian kecepatan puncak di jalan lurus.
BACA JUGA:Efek Samping Pakai Knalpot Brong: Selain Berisik, Mesin Bisa Rusak?
5. Turunkan Ukuran Final Gear Ratio Sesuai Kebutuhan
Mau motor 150cc makin ngibrit tapi tetap irit? Cek 5 langkah upgrade performa aman harian ini tanpa cuma ngandelin knalpot racing, Bradsis!-Dok-