MOTOREXPERTZ.COM --- MotoGP Sports Entertainment Group (sebelumnya dikenal sebagai Dorna Sports) resmi mengumumkan perombakan regulasi besar-besaran yang akan diterapkan pada musim 2027 mendatang.
Salah satu perubahan paling krusial adalah penurunan kapasitas mesin dari 1.000 cc menjadi 850 cc, langkah strategis yang diambil untuk mereduksi kecepatan puncak (top speed) demi meningkatkan standar keselamatan pembalap.
Keputusan ini juga sejalan dengan komitmen keberlanjutan jangka panjang, di mana kapasitas tangki bahan bakar akan menyusut dari 22 liter menjadi 20 liter, sementara penggunaan bahan bakar 100 persen ramah lingkungan menjadi kewajiban mutlak.
"Tapi yang pasti kami berupaya untuk mencoba mengurangi sedikit performa pada motor. Tapi itu tidak mudah karena Anda melakukan sesuatu dan seluruh pabrikan bekerja untuk meningkatkannya lagi," ujar Legenda MotoGP sekaligus Race Direction, Loris Capirossi, mengenai tantangan teknis dalam pengembangan regulasi ini.
BACA JUGA:TVS The All New Callisto 110 Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Detail Ubahannya
BACA JUGA:Morbidelli SC200SR Resmi Meluncur di Malaysia, Skuter Bergaya Sporty dengan Fitur Modern
Efisiensi Mesin dan Regulasi Teknis
Perubahan mendasar tidak hanya menyasar pada kapasitas ruang bakar, namun juga efisiensi penggunaan perangkat mekanis selama satu musim penuh.
Untuk menciptakan kompetisi yang lebih kompetitif dan adil bagi seluruh tim, berikut adalah batasan teknis baru yang akan diberlakukan:
- Maksimal jumlah mesin per musim dikurangi dari tujuh menjadi enam.
- Seluruh perangkat ride-height dan hole shot akan dilarang sepenuhnya.
- Penggunaan bahan bakar dibatasi maksimal 11 liter khusus untuk sesi balapan sprint.
- Data GPS setiap pembalap akan terbuka dan dapat diakses oleh seluruh tim setelah setiap sesi berakhir.
Transformasi Aerodinamika dan Homologasi
Selain mesin, aspek aerodinamika akan mendapatkan pengawasan lebih ketat untuk meminimalisir dampak negatif terhadap jalannya balapan.
Pengurangan lebar fairing depan sebesar 50 mm dan pergeseran posisi hidung motor sejauh 50 mm ke belakang menjadi upaya konkret untuk memicu aksi menyalip yang lebih intens.
BACA JUGA:Yamaha Resmi Umumkan Jorge Martin dan Ai Ogura Jadi Duet Pembalap Mulai MotoGP 2027
BACA JUGA:NorthForge Dispatch, Motor Listrik Taktis Asal Kanada Siap Jalani Uji Coba Militer
Terkait komponen belakang atau yang sering dijuluki "Stegosaurus", regulasi baru mewajibkan komponen ini menjadi bagian dari homologasi yang hanya boleh diperbarui satu kali dalam satu musim. Langkah ini diharapkan mampu memaksimalkan keterampilan individu pembalap dibandingkan hanya mengandalkan keunggulan teknologi perangkat pada motor.